Payakumbuh Berduka, Sang Guru Farida Ermiati Wafat

Payakumbuh Berduka, Sang Guru Farida Ermiati Wafat

Payakumbuh Berduka, Sang Guru Farida Ermiati Wafat

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Payakumbuh berduka, khususnya  Setdako dan Dinas Pendidikan Payakumbuh, berduka. Seorang guru terbaiknya, Farida Ermiati, meninggal dunia dalam usia 53 tahun, Sabtu (31/10), sekitar pukul 23.00 WIB. Jenazahnya, dimakamkan dipandam keluarga di Piobang, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu.

Guru Bahasa Indonesia ini, juga merupakan isteri Kabag Administrasi Umum Setdako Payakumbuh, Sufriadi, MM, sedangkan almarhumah selama ini mengajar di SMP Negeri 5 di Kelurahan Payobasung, Payakumbuh Timur.

Sebelum memenuhi panggilan Illahi, Farida sempat dirawat di RSUD Adnaan WD Payakumbuh, dua malam, kemudian dirujuk ke RSUP Stroke Bukitinggi, sejak Selasa (27/10), hingga almarhumah menghembuskan nafas terakhirnya, Sabtu malam.

Farida guru  yang dikenal baik dan dekat dengan murid-muridnya itu, dilarikan ke rumah sakit, akibat terjatuh di dalam rumah kediamannya di Kelurahan Balai Panjang, Payakumbuh Selatan.

Minggu (25/10) malam itu, Farida ingin mengambil sesuatu di atas lemari. Karena ketinggian, almarhumah mengambil sebuah kursi untuk membantunya mendapatkan benda yang diinginkannya itu. Malang bagi Farida, ia mengalami kurang keseimbangan, dan terjatuh ke ke belakang.

Kemungkinan, akibat benturan kepala bagian belakang, almarhumah sempat tak sadarkan diri, sehingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Namun, setelah dirawat selama sepekan, kondisi almarhum tidak stabil,  kadang membaik, dan kadang menurun.

Berita duka atas kepergian Farida, Sabtu malam itu juga langsung tersebar luas. Esok harinya, kalangan guru,  ratusan murid, kaum kerabat keluarga berdatangan ke rumah duka. Walikota Riza Falepi, Wawako H. Suwandel Muchtar, Sekdako H. Benni Warlis bersama isteri, anggita Forkominda,  asisten setdako, pimpinan SKPD Kadisdik Hasan Basri, dan sejumlah Kepsek  juga datang melayat.

Baik Walikota Riza Falepi dan Wawako Suwandel Muchtar, sama-sama mengajak keluarga  tabah menghadapi cobaan tersebut. Sambil memanjatkan doa agar almarhum mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah SWT. Almarhumah meningalkan dua orang putera dan seorang suami serta seorang cucu.(rel/dod)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas