Payakumbuh Rebut Kota Sehat Swastisaba Kedua

Wawako H. Suwandel Muchtar dan Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam, membawa Piala Kota Sehat 2015, kirab keliling kota, Sabtu.

Wawako H. Suwandel Muchtar dan Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam, membawa Piala Kota Sehat 2015, kirab keliling kota, Sabtu.

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Kota Payakumbuh kembali merebut penghargaan Kota Sehat 2015, bersama 14 kota dan kabupaten lainnya di Sumatera Barat. Tapi, kota berpenduduk sekitar 130 ribu jiwa itu, meraih kategori Kota Sehat tertinggi, Swastisaba Wistara (Pembinaan). Gelar Wistara itu, merupakan pengargaan kedua dari lima kali gelar kota sehat yang telah diraih Kota Batiah itu, sejak 2005 lalu. Empat hari sebelumnya, Payakumbuh juga menerima Piala Adipura, yang juga bagian dari penilaian Kota Sehat.

Penghargaan beserta Piala Kota Sehat itu diterima Walikota H. Riza Falepi dari Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, dalam acara Malam Anugerah Kota Sehat di Hotel Bidakara Jakarta, Jum’at (27/11). Dalam acara ini, juga hadir Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono beserta sejumlah pejabat eselon I Kemenkes, gubernur seluruh provinsi di Tanah Air.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi, saat penyerahan penghargaan itu didampingi Kepala Dinas Kesehatan Elzadaswarman, SKM, MPPE, Sekretaris Inspektorat Mawardi, SH dan sejumlah pimpinan puskesmas dari lima kecamatan di Payakumbuh.

Sementara itu, daerah tetangga Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, untuk pertama kalinya menerima penghargaan Kota Sehat kategori Pemantapan (Padepa) yang diterima Plh. Bupati Yendri Thomas pada acara yang sama.

Walikota Riza Falepi yang dihubungi di Payakumbuh, Minggu (29/11), mengatakan, prestasi yang diukir kota yang dipimpinnya itu, merupakan kerja keras seluruh jajaran Dinkes beserta puskesmas dalam mensosialisasikan arti kota sehat ke tengah masyarakat. Sehingga, prilaku masyarakat untuk menjalani pola hidup dan pola makan sehat makin lebih baik dari tahun sebelumnya.

Menurut walikota yang didampingi Kadis Kesehatan Elzadaswaraman, bebasnya Payakumbuh dari buang air besar sembarangan dan diikuti makin berkuranya jumlah warga kota yang merokok, sebuah prestasi yang pantas diapresiasi. Saat ini, boleh dikatakan tak ada lagi kepala keluarga yang tak punyam WC di rumahnya. Secara bertahap. Pemko juga membangun MCK plus-plus disejumlah kelurahan di setiap kecamatan, guna mencukupi kebutuhan MCK keluarga kurang mampu di kota ini.

Keterlibatan Forum Kota Sehat dan Pokja Kota Sehat di tingkat kota dan kecamatan di Payakumbuh, diakui walikota, banyak membantu dalam mensosialisasikan program Kota Sehat di Payakumbuh. Seluruh stakeholder yang ada, bersinergi dengan dinkes dan puskesmas, dalam membentuk prilaku hidup sehat di tengah masyarakat dengan sukrela. Belum lagi, peran TP-PKK Payakumbuh, dipimpin Ny. Henny Riza Falepi, juga berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan PHBS (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat) di seluruh kelurahan.

Karena itu, sebut Walikota Riza Falepi, penghargaan dan Piala Kota Sehat itu, pantas diberikan kepada seluruh warga kota, jajaran puskesmas dan semua stakeholder yang membantunya. “Terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pendukung program Kota Sehat ini. Mudah-mudahan ke depan, seluruh warga kota makin menyadari program Kota Sehat ini,” ingat Walikota.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Elzadaswarman, mengatakan, menciptakan Kota Sehat, memerlukan komitmen seluruh dalam penataan, kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum, kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan industri dan perkantoran sehat, kawasan pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri serta kehidupan sosial yang sehat.(rel/dod)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*