Payakumbuh Seleksi Anggota Pokja Yang Baru

PAYAKUMBUH, PADANGTODAY.com-Kurangnya jumlah anggota kelompok kerja Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Payakumbuh, mengakibatkan tersendatnya proses pengadaan di berbagai sektor dan instansi terkait. Kekurangan personel pokja ini, disebabkan beberapa faktor seperti kenaikan pangkat anggota, pindah wilayah kerja, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, bagian Pengendalian Administrasi Pembangunan (Dalminbang) bersama Tim Penguji mengundang PNS di lingkungan Pemko Payakumbuh yang memiliki sertifikat Barang dan Jasa yang masih aktif, untuk mengikuti ujian tulis perekrutan anggota pokja ULP yang diadakan di Aula Balaikota Payakumbuh, Bukik Sibaluik, Rabu (29/10).

Advertisements

“Sebenarnya bukan tersendat, namun karena kurangnya personil ini membuat beban kerja anggota Pokja yang sekarang, menjadi bertambah. Karena itu, kita akan merekrut anggota baru agar proses pengadaan barang dan jasa lebih cepat diproses” ujar Maizon Satria, Kabag. Dalminbang Setdako Payakumbuh.

Maizon menambahkan, perekrutan ini dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama merupakan ujian tertulis, dan tahap kedua berupa tes wawancara. Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama. “Dalam ujian tulis ini, setiap peserta harus menjawab dengan benar 90 soal yang telah disiapkan oleh Tim Penguji. Terbagi dalam dua jenis soal, yaitu 75 pilihan ganda dan 15 soal studi kasus. Waktu yang diberikan kepada peserta selama 90 menit” ujar Maizon lagi.

Tim Penguji sendiri beranggotakan Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Inspektorat Kota, BKD, serta Ahli Pengadaan Barang dan Jasa yang telah bertaraf Nasional. Soal-soal yang dibuat pun merupakan hasil rumusan dan tim penguji.

Dikatakan oleh Marta Minanda, Ka. BPMPTSP yang juga tergabung dalam Tim sebagai tenaga Ahli mengatakan, para peserta yang mengikuti ujian hari ini, akan disaring berdasarkan passing grade yang telah ditentukan. “Peserta yang memilikiki nilai diatas 146 poin atau sekurang-kurangnya menjawab soal dengan benar sebanyak 65 persen, akan dipanggil kembali untuk mengikuti tes tahap kedua berupa tes wawancara” kata Marta.

Marta Minanda berharap, para peserta yang lolos nanti merupakan peserta yang benar-benar mengerti tentang proses pengadaan barang dan jasa. Memiliki kompetensi dibidangnya. “Sehingga proses pengadaan di Pemko Payakumbuh dapat berjalan lebih cepat dan lancar yang berujung pada meningkatnya kinerja Pemko dalam menjalankan program kegiatan untuk masyarakat” tutup Marta.(malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*