PDIP Berpeluang Dapat Kursi Pimpinan Dan Alat Kelengkapan DPR

KURSIJakarta, PADANGTODAY.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih merasa optimis dapat jatah pimpinan di DPR. Meskipun koalisinya ramping, hanya ada empat partai bersama PKB, NasDem dan Hanura.

Pansus Tatib bakal diketok dalam sidang paripurna 16 September 2014 mendatang. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pemilihan pimpinan DPR dilakukan melalui sistem paket, satu fraksi bisa mengusung satu calon dengan paket maksimal lima calon.

Anggota Panja Tatib dari PDIP Honing Sanny mengatakan, konstelasi politik masih bisa berubah. Karena itu dia yakin PDIP masih berpeluang dapat kursi pimpinan dan alat kelengkapan DPR.

Honing menjelaskan, karena ada 10 fraksi di DPR dengan jatah kursi pimpinan hanya lima, maka kemungkinan hanya akan ada dua paket yang akan dipilih di paripurna bisa terjadi. Lima dari koalisi Merah Putih dan lima dari koalisi Jokowi-JK, namun persoalannya koalisi Jokowi hanya punya empat fraksi dan Merah Putih justru punya enam fraksi.

“Jadi karena peluang dua itu ada, PDIP tidak terlampau khawatirlah. Pasti ada. Jangan kemudian dipatok seolah-olah pasca Pilpres Koalisi Merah Putih lalu menutup ruang kita berkawan. Enggaklah siapa tahu nanti menjelang tanggal 1 justru PDIP dan Golkar berada di dalam satu perahu,” kata Honing di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (12/9).

Honing mengatakan, pihaknya memang sempat keberatan dibentuknya Pansus Tatib karena UU MD3 sendiri masih berperkara di MK. Akan tetapi, jika MK menolak gugatan UU tersebut, maka mau tidak mau PDIP harus menerima.

“Bahwa proses pengambilan keputusan berdasarkan MD3 PDIP berkeberatan dan menolak untuk meneruskan karena apa? Karena PDIP meyakini betul bahwa MD3 masih diproses di MK dan tidak boleh ada turunan dari UU itu. Nah tetapi soal apakah kami bisa mencalonkan atau tidak, saya tetap berkeyakinan pasti mencalonkan,” imbuhnya.

Karena itu PDIP masih terus melakukan lobi untuk mendapatkan jatah pimpinan. Honing juga masih yakin bahwa PDIP akan mendapatkan lagi kawan baru di luar NasDem, Hanura dan PKB.

“Dan tidak terlalu berpatok, bahwa PDIP akan kehilangan peluang, karena mereka cuma punya 4 kawan dan itu juga menguji masing-masing yang berkepentingan untuk mendapatkan tempat di pimpinan DPR, dengan melakukan lobi,” tutur dia.

“PDIP tidak mau juga dong pemenang pemilu tidak mendapatkan jabatan, supaya mendapatkan kekuasaan dengan aturan yang ada, enggak ada cara yang lain harus melakukan intensitas komunikasi dan lobi dengan partai yang lain,” ujarnya.(mr/nol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*