Pecat Jafri, Manajemen SP Buat Sejarah

Pelatih Kepala Semen Padang FC, Jafri Sastera.

Pelatih Kepala Semen Padang FC, Jafri Sastera.

Advertisements

PADANG, PADANGTODAY.COM-Pemecatan Jafri Sastra sebagai pelatih Kepala di Semen Padang FC menghebohkan insan olahraga Sumbar. Ada yang mendukung ada yang menyesalkan keputusan manajemen tim berjuluk Kerbau Sirah ini.

Soalnya,pelatih yang sukses membawa Semen Padang lolos ke babak delapan besar ISL 2014 belum menjalankan tugasnya di kompetisi.

“Patokan gagal atau suksesnya seorang pelatih adalah main di kompetisi. Kalau di ujicoba, tidak bisa menjadi ukuran pelatih dikatakan gagal. Soalnya ujicoba tujuannya bukan mencari menang atau kalah, tapi bagaimana menjalankan strategi yang dipersiapkan dalam latihan agar bisa matang di kompetisi,”ujar Jhoni Efendi mantan pelatih PSP.

Katanya, tim-tim eropa seperti Real Madrid,Barcelona, Juventus, Manchester United juga sering gagal di pra musim. Kegagalan di pra musim malahan bagus bagi mereka, karena mereka bisa melihat kelemahan dan langsung berbenah jelang turun di kompetisi yang menjadi tujuan utama sebuah tim profesional.

“Saya melihat keputusan manajemen untuk memberhentikan Jafri Sastra terlalu cepat. Seorang pelatih tentu sudah punya program yang puncaknya nanti di kompetisi. Seharusnya manajemen memberi kesempatan kepada Jafri di kompetisi dulu, minimal dua pertandingan. Kalau dalam dua pertandingan itu gagal baru manajemen mengambil keputusan. Bukan saat pra musim ini,”terangnya.

Keputusan Manajemen Semen Padang memecat Jafri Sastra sebagai pelatih Kepala, menjadi sejarah baru bagi sepakbola nasional malahan dunia, soalnya nyaris tidak ada pelatih dicoret bila gagal di pra musim.

Seperti diketahui manajemen Semen Padang memecat Jafri Sastra sebagai pelatih kepala. Pemecatan mantan pelatih PSTS ini dilakukan usai Kabau Sirah gagal bersaing di turnamen pra musim, yakni Piala Walikota Padang dan SCM 2015.(can)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*