Pedagang Sudah Pindah Ke Kios Penampungan

Padangpanjang, padang-today.com – Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, sudah mengosongkan pasar tradisional setempat dari pedagang untuk pelaksanaan pembangunan pada tahun ini.

Advertisements

“Pasar sudah kosong. Pedagang sudah pindah ke lokasi kios penampungan. Ini semua berkat instruksi Pak Walikota Hendri Arnis yang menggerakkan semua pontensi yang ada,” kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Pemerintah Kota Padang Panjang, Ampera Salim di Padang Panjang, Sabtu, (2/4).

Ia menjelaskan, proses pemindahan pedagang sudah berlangsung sejak beberapa Minggu terakhir ke kios penampungan, supaya pelaksanaan pembangunan pasar bisa dilaksanakan secepatnya.

Ikut terlibat dalam pemindahan seluruh dinas instansi di Pemko seperti Dishubkominfo, BPBD Kesbangpol, Dispobudpar, Dikoperindagtam, Kantor LH, Satpol PP, Kantor Pasar, Camat Barat, Camat Timur Sekretariat Kota dan lain-lainnya.

Sementara pada lintas sektoral juga ada Koramil, PM, Polsek, Brimob, PLN dan Bank Nagari. Begitu juga dari pemuda dan pedagang pasar itu sendiri juga ikut membantu pedagang secara langsung untuk pindah.

Pedagang di pasar tradisional Padang Panjang, Edi menyebutkan kalau dia sidah pindah ke lokasi penampungan sejak beberapa hari terakhir.

Ia menjelaskan, pindah ke lokasi pasar penampungan karena pasar tradisional Padang Panjang akan dibangun April 2016 oleh pemerintah setempat.

“Pemerintah penyuruh kami pindah ke kios penampungan paling lambat 31 Maret 2016. Saat ini kami juga melakukan pembenahan kios sesuai dengan yang dinginkan,” sebutnya.

Pedagang lainnya, Anton juga sudah mulai menempati kios penampungan yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang. Ia bersama rekannya sudah juga sudah memperbaiki kios penampungan yang disediakan oleh pemerintah setempat.

“Kami berjualan sepatu. Sebelum barang dagangan dijajal, terlebih dahulu dibuatkan rak-raknya, karena kios yang disediakan Pemkot tidak ada lemari dan rak sepatu,” ujarnya.

Pasar tradisional Padang Panjang direncanakan akan dibangun April 2016 dengan dana APBD sebesar Rp120 miliar dengan dua tahap. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*