Pejabat yang Hilang Jabatan Tetap Diberdayakan

DPRD Payakumbuh-Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Nota Penjelasan Walikota atas Ranperda Organisasi Perangkat Daerah Kota Payakumbuh

DPRD Payakumbuh-Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Nota Penjelasan Walikota atas Ranperda Organisasi Perangkat Daerah Kota Payakumbuh

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi secara tegas mengatakan, Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (PSPD) Kota Payakumbuh  yang diajukan Pemko sudah melewati kajian matang dan memenuhi ketentuan PP 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Walikota Riza Falepi dalam Rapat Paripurna DPRD, Selasa (23/8), menjawab pandangan umum fraksi tentang PSPD Kota Payakumbuh yang disampaikan semua fraksi dalam sidang yang sama sehari sebelumnya.

Rapat Paripurna DPRD itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Suparman dan dihadiri anggota Forkopimda, pimpinan SKPD dan unsur ormas dan orpol.

Terkait dengan pertanyaan Fraksi Partai Golkar dan Fraksi Partai Gerindra, terhadap beban kerja Dinas Kesehatan yang cukup berat, tapi digolongkan ke tipe C. Menurut Walikota, beban kerja SKPD bersangkutan sudah memenuhi kriteria yang berlaku. Dikatakannya, penyusunan perangkat daerah sudah berubah dari paradigma lama berdasarkan PP 41 Tahun 2007 yakni Miskin Struktur Kaya Fungsi ke paradigma baru berdasarkan PP 18 Tahun 2016 yakni Tepat Struktur Tepat Fungsi.

Walikota menjelaskan, tidaklah mungkin menyamakan Dinas Kesehatan Payakumbuh bakal sama dengan Dinas Kesehatan Kota Surabaya yang digolongkan tipe A. Karena, jumlah penduduk Surabaya sudah mencapai sekitar 3 juta jiwa lebih. Sedangkan, penduduk Payakumbuh baru berjumlah 127 ribu jiwa.

Sementara itu, terhadap pertanyaan fraksi partai lainnya, seperti Fraksi Partai PKS, Fraksi Nasdem, Fraksi PDI-P, Fraksi Hanura, Fraksi Demokrat, Fraksi PPP dan Fraksi PAN, menyangkut pejabat yang kehilangan jabatan akibat dari perubahan struktur organisasi perangkat daerah, menurut Walikota tetap akan menjadi catatan khusus buat yang bersangkutan. Sebab, terangnya, pejabat yang bersangkutan akan diberikan jabatan fungsional sesuai dengan bidang pegawai bersangkutan. Pemko akan membuat jabatan fungsional dimaksud, sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku.

Walikota sependapat dengan semua fraksi untuk memberdayakan seluruh pejabat yang kehilangan jabatan. Dalam catatan Bagian Organisasi Setdako Payakumbuh, tercatat 106 pejabat eselon yang akan kehilangan jabatannya. Namun, pejabat tersebut tetap akan menjadi perhatian Pemko.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*