Pelajar Tabrakan, Elsy Tewas dan Dua Luka Parah

Kecelakaan Pelajar Payakumbuh Jl, Soekarno Hatta.

Kecelakaan Pelajar Payakumbuh Jl, Soekarno Hatta.

PAYAKUMBUH, PADANGTODAY.com-Siswi Sekolah Menengah Atas di Kota Payakumbuh, Elsy Oktafia (17), asal Koto Panjang Lampasi, Kota Payakumbuh, harus meregang nyawa di Jalan Sukarno Hatta, tepatnya di depan Delta Komputer, Kota Payakumbuh Minggu (19/10) siang.

Setelah motor jenis Supra BA 6363 MO yang dikenderainya bertabrakan dengan motor jenis Yamaha Vixion BA 3336 MT yang dikenderai Hanif Fahrezi (14), asal JL. Ayani, Pasar Ibuah Kota Payakumbuh.

Kejadian bermula, saat Hanif Fahrezi, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pasar Kota Payakumbuh menuju arah Ngalau Indah, ingin mendahului mobil yang ada di depannya, namun tiba-tiba ada motor Supra yang dikenderai Elsy Oktafia yang berboncengan dengan Susiyanti (39), asal Koto Panjang Lamposi, Kota Payakumbuh, berada tepat depannya dari arah melawan arus, sehingga tabrakan tidak terelakkan.

Akibatnya, Elsy Oktafia, menghembuskan nafas terakhir. Susanti dan Hanif Fahrezi, mengalami luka parah sehingga harus dilarikan ke RS M. Djamil Padang untuk mendapatkan perawatan yang intensif.

Kedua motor itu, mengalami rusak parah dan kini sudah diamankan oleh pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Benar telah terjadi lakalantas antara dua sepeda motor. Kita sudah amankan dua unit sepeda motor, dan sudah meminta keterangan dari saksi-saksi terkait kejadian lakalantas itu,” jelas Kasat Lantas Polres Payakumbuh Iptu Harry M. Putra, Minggu (19/10) kemarin.

Saat kejadian itu, bunyi dentuman benda keras sangat kuat terdengar di telinga. Akibatnya, masyarakat sekitar berhamburan ke luar rumah untuk melihat apa gerangan yang terjadi. Tidak ketinggalan pengguna jalan yang melintas di lokasi itu, juga ikut menyaksikan apa yang terjadi.

Tiblantas, jauh-jauh hari Kasat Lantas Harry M. Putra telah mengingatkan kepada siswa-siswi di sekolah-sekolah di Kota Payakumbuh untuk membudayakan tertib berlalu lintas. Tidak saja kalangan pelajar, tetapi Kasat juga menghimbau kepada pengguna jalan raya baik roda dua maupun empat untuk tertib berlalulintas.

Bahkan Kasat Lantas juga menaruh harapan besar kepada Pelajar di Kota Batiah itu untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Namun, kenyataan hari Minggu kelabu, berkata lain, harapan Kasat lantas masih dianggap sepele oleh kalangan pelajar. Akibatnya, nyawa jadi taruhan.

“Kita selalu melakukan penyuluhan budaya tertib berlalulintas di kalangan pelajar. Apakah itu sudart-surat kendaraan, helm, kaca spion, tidak memakai knalpot racing. Kita berharap, agar siswa-siswi di Payakumbuh bisa jadi pelopor keselamatan berlalulintas di jalan raya bagi masyarakat umum,” pintanya.(malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*