Pelaksanaan UN Di Kota Pariaman Berjalan Lancar Dan Aman

Sekda Kota Pariaman Armen Didampingi Kabid SLTA Direktorat SMA Jakarta, Mukti Suhendri, Kabid PNFI Dinas Pendidikan Kota Pariaman, Pria Sapta Mulya saat meninjau Lokasi Unjian Nasional.

Sekda Kota Pariaman Armen Didampingi Kabid SLTA Direktorat SMA Jakarta, Mukti Suhendri, Kabid PNFI Dinas Pendidikan Kota Pariaman, Pria Sapta Mulya saat meninjau Lokasi Unjian Nasional.

PARIAMAN, PADANGTODAY.com-Meski ada satu orang siswa kelas III SMA Negeri II Pariaman yang mengikuti Ujian Nasional (UN) di luar sekolah, karena tertimpa musibah kecelakaan lalulintas. Namun, pelaksanaan UN dalam Kota Pariaman berjalan lancar aman dan terkendali.

Persoalan tersebut terungkap dari peninjauan Sekda Kota Pariaman Armen ke lapangan, Senin kemarin. Tahun ini, peserta UN tingkat SLTA di Kota Pariaman berjumlah 2827 orang siswa-siswi dari 10 SLTA dan 7 SMK.

Kelancaran UN dalam Kota Pariaman telah dimulai dari pendisutribusikan soal dari dinas Provinsi Sumbar ke Kota Pariaman dan sekarang dipergunakan siswa-siswi SLTA di Kota Pariaman. Meski, soal UN kali ini tidak diinapkan di kantor polisi seperti pelaksanaan sebelumnya.

Peninjauan UN oleh Sekretaris Daerah Kota Pariaman Armen kelapangan itu didampini Kabid SLTA Direktorat SMA Jakarta, Mukti Suhendri, Kabid PNFI Dinas Pendidikan Kota Pariaman, Pria Sapta Mulya.

Armen disela-sela kunjungan tersebut mengatakan peninjauan ini bertujuan untuk melihat sacara langsung pelaksanaan ujian nasional dalam Kota Pariaman. Namun, sepanjang peninjauan ini pelaksanaan secara umum berjalan dengan aman dan lancar.

“Pelaksanan UN SMA sederajat ini berlangsung selama 3 hari. Hari pertama ini belangsung aman tidak ada kekurangan mulai dari pendistribusian soal maupun masalah dari soal ujian. Kita berharap har berikutnya juga demikian,” ujar Armen.

Katanya, hari pertama UN mata pelajaran yang di uji untuk SMA Jurusan IPA adalah Bahasa Indonesia dan Kimia dan Jurusan IPS mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Geografi. Sedangkan tingkat SMK hanya mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Lima sekolah yang dikunjungi tersebut ini jelasnya, SMK Negeri 1 Pariaman, SMK Karya Pariaman, SMA 1 Pariaman, SMA 2 Pariaman dan SMA 3 Pariaman. SMK 1 Pariaman jumlah peserta UN sebanyak 295 tidak hadir sebanyak 3 siswa-siswi yang dari jauh hari memang sudah tidak mengikuti ujian UAS.

Begitu juga SMK Karya Pariaman hadir lengkap sebanyak 51 siswa. Kemudian SMA 3 Pariaman dan SMA 1 Pariaman, hadir lengkap masing masing sebanyak 304 dan 288. Sedangkan, SMA 2 Pariaman jumlah 285 peserta, tidak hadir 2 siswa 1 siswa pindah sekolah dan 1 sisa mengikuti ujian di rumah sakit, karena kecelakaan lalulintas.

“Namun, sekolah telah mengirim soal UN kepada siswa yang bersangkutan. Sehingga siswa tersebut melaksanakan UN sesuai dengan jadwal. Sebab, jauh-jauh hari pihak sekolah di SMA Negeri II Pariaman telah menyiapkannya,” ujarnya.

Dirinya, berharap di hari ke dua sampai hari ke empat tidak ada massalah apa pun mulai masalah dari kekurangan soal ujian sampai siswa yang tidak mengikuti ujian nasional.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pariaman Kanderi kepada Padang-today.com menyatakan, tahun lalu, soal memang diinapkan di kantor polisi setempat setelah dibagi didinas, namun tahun ini langsung dari dinas ke sekolah masing-masing. Nanti disekolah, soal ujian disimpan dan dijaga oleh satpam dan penjaga sekolah.

“Kita berharap pelaksanaan ujian nasional tahun 2015 dapat berjalan dengan lancar dan bersih tampa diwarnai peristiwa yang dapat mencoreng pelaksanaan ujian nasional, seperti halnya kecurangan pelaksanaan ujian. Dukungan semua pihak di kota ini, khusus siswa-siswi sangat menentukan kesuksesan UN di kota ini,” tambahnya. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*