Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Bersemangat, Ingin Ciptakan Media Cetak Kampus Terbaik

Pemateri Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Politeknik Pertanian Mahasiswa Sabtu 22 November 2014 di Lab komputer A.

Pemateri Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Politeknik Pertanian Mahasiswa Sabtu 22 November 2014 di Lab komputer A.

Advertisements

LIMAPULUH KOTA, PADANGTODAY.com-“Saya gembira, ternyata di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh banyak mahasiswa yang kreatif dan bersemangat. Materi yang saya sampaikan langsung dipraktikkan!” Ungkapan pemateri jurnalistik mahasiswa, Dodi Syahputra di Kampus Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh di Tanjung Pati Kabupaten Limapuluh Kota, yang juga wartawan Rakyat Sumbar di sana, tentu dengan beragam alasan. Pertama, setelah puluhan sekolah dan kampus serta instansi TNI/Polri yang dilatih jurnalistik dasar, ternyata di kampus ini, mahasiswanya sangat berkeinginan untuk menyelesaikan pelatihan menjadi produk media. “Minimal, jadi tabloid yang sesuai standar,” demikian kata dosen pembimbing, Eva mewakili para mahasiswa di ruang Labor Komputer A, tempat pelatihan dilangsungkan.

Pelatihan sendiri telah berlangsung untuk minggu kedua. Di minggu pertama lalu, giliran Wakil General Manager Padang Ekspres yang mantan Pimpinan Redaksi
Harian Pagi Padang Ekspres, Sukri Umar mengisi materi dan membimbing mahasiswa tentang dasar pemberitaan dan liputan. Liputan yang bermutu dan pola
keredaksian dijelaskan secara rapi dan diajarkan membuat skema liputan yang sesuai.

Khusus materi minggu kedua, Sabtu (22/11) Dodi Syahputra mengajarkan teknik fotografi jurnalistik dan layout media. Para peserta, sekitar 40-an mahasiswa
dibagi delapan kelompok. Siang itu, mereka “dihamburkan” ke lapangan mencari foto sesuai tema yang dimintakan. Ada kelompok yang berhasil mengambil
snapshot 10 foto tentang pemancing yang tengah asik di kolam pemancingan Politeknik.

Lalu ada kelompk yang meliput foto kegiatan Responsi Agama Islam di Masjid Kampus, ada yang meliput foto pembangunan Rusunawa, ada yang meliput
kegiatan lain di kampus. Semuanya bersemangat tinggi. Saat paparan hasil, masing-masing kelompok menampilkan foto-foto snapshotnya secara berurutan. Ada yang mengambil foto dengan DLSR, ada kamera poket, ada pula dengan handphone atau BB.

“Yang penting hasilnya. Close is better! Konsep mengambil foto makin dekat dengan objek dipraktikkan oleh para mahasiswa ini secara baik,” demikian komentar narasumber Dodi Syahputra di akhir pelatihan.

SESI LAYOUT

Di sesi kedua, membahas dan praktikum layout media dengan software Adobe Pagemaker 7.0. Di setiap komputer yang ada di setiap mahasiswa telah diinstal software layout media tersebut. Pelatihan diajarkan tentang komposisi dasar, posisi foto dan grafis, penampilan font atau huruf, baik isi maupun judul. Termasuk mengisi aliran teks dan wrapping di tampilan media cetak atau desain media.

Seluruh mahasiswa peserta diajarkan step by step tentang mengisi dan mengatur tampilan media. Khusus bagi tabloid produksi Pers Kampus Sicred, “Warta Poltekta” didesain ulang. Ternyata hasilnya, bisa membuat mahasiswa makin bersemangat. Mulai dari menampilkan garis bantu tampilan di komputer sampai mengatur jumlah dan lebar kolom menjadi sesuai dengan yang diinginkan.

Saling berebut, para mahasiswa ini sejak awal nyinyir bertanya. Ternyata, minat mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh sangat tinggi ingin membuktikan bahwa mereka juga bisa menciptakan media yang baik. Persoalan pembiayaan kampus masih menjadi persoalan. Namun, pengurus pers mahasiswa ini berjanji akan membentuk keredaksian yang kompeten.

“Bidang Usaha media kampus harus difungsikan. Saya tahu di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh ada mahasiswa jurusan Agribisnis yang bisa mempraktikkan kemampuanya di bidang usaha media. Sehingga, tercipta solusi memberdayakan income bagi media cetak kampus ini,” demikian Dodi Syahputra, yang sempat menjadi Pimpinan Umum Surat Kabar Kampus “Ganto” UNP 2001-2002 lalu.(mnc​)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*