Pelebaran Jalan Resahkan Masyarakat

Pasar Sungai Limau Kuranji Hilia, Kecamatan Sungai Limau di Selimuti Debu Tebal

Pasar Sungai Limau Kuranji Hilia, Kecamatan Sungai Limau di Selimuti Debu Tebal

Padang-today.com__Belakangan ini Masyarakat Kuranji Hilia, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padangpariaman, Sumbar, resah dengan pengerjaan proyek pelebaran jalan yang dilakukan oleh PT. Statika. Pelaksanaan proyek tersebut dikerjakan di pasar Sungai Limau sebagai jantung ibu kota Kecamatan Sungai Limau salah satu pusat transaksi jual beli antara pedagang dengan pembeli. Warga di sekitar proyek tersebut berselimutan debu yang cukup tebal dan penyakit Ispa datang mengancam warga.

“ Kami selaku warga cukup resah dengan pengerjaan proyek pelebaran jalan ini, karena kami setiap hari mendapatkan debu yang cukup menganggu aktifitas kami selaku pedagang di pasar Sungai Limau,” ungkap Andre salah satu warga pedagang minuman di pasar Sungai Limau, Selasa 27-12-2016 ketika berbincang-bincang dengan www.padang-today.com di Sungai Limau.

Menurutnya, pengerjaan proyek tersebut membuat warga yang berdagang makanan dan minuman di sepanjang pasar Sungai Limau merasa terganggu dengan tebalnya debu dan material bahan yang menganggu warga dan sipenguna jalan raya, terang Andre.

Katanya, mulai dilaksanakan proyek tersebut pelangan yang biasa nongkrong dikedai minunmannya sedikit terganggu dengan debu yang menerpa, sehingga omset yang didapati jauh berbeda dengan sebelumnya, karena warga engan untuk duduk berlama-lama di pingir jalan ini,

Lain lagi dengan Indra, pria berdagang minuman teh telor dan kopi ini mengatakan, pelaksanaan proyek tersebut ibarat gunung api meletus. Kenapa demikian, setelah gunung api mengeluarkan lahar dan larva, warga di sekitar gunung tersebut berhadapan dengan asap debu yang cuku tebal, hal seperti inilah yang disua oleh warga setiap hari.

Ia menambahkan,bagi pedagang, dan pelanggan untuk duduk diwarung minuman mereka harus memakai masker sebagai pelindung dari debu yang mengancam pernapasannya. “ bagi warga yang ingin duduk berlama-lama dipingirtan jalan ini haru memakai masker, kalau tidak memakai masker, keselamatan pernapasannya terancam, ungkap Indra.

Memang ada penyiraman dilakukan oleh aparat pengerjaan jalan tersebut, lanjut Indra, namun penyiraman yang dilakukan oleh aparat tersebut hanya beberapa kali saja, setelah itu warga berhadapan kembali dengan debu, tandasnya.

Jalan Utama Pasar Sungai Limau Diselimuti Debu Tebal

Jalan Utama Pasar Sungai Limau Diselimuti Debu Tebal

Sementara, Suryati salah satu pedagang makanan di pasar Sungai Limau hal senada mengeluhkan, dengan adanya polusi udara seperti ini akan mengakibatkan terjadinya penyakit sesak napas yang disebut Ispa. “ saya mengelar dagangan terpaksa mengunakan masker untuk keselamatan saya,” ungkapnya.

Dipihak lain, Rohani salah satu aparat yang bertugas dilingkungan PT. Statika yang berposko di Jalan Lohong Korong Lohong Sun gai Limau mengatakan, pihak pelaksana proyek akan menindak lanjuti keluhan masyarakat tersebut dengan berupaya untuk melakukan penyiraman oleh aparat di lapangan, jelasnya.

Rohani mengakui, untuk sementara ini aparat yang bekerja dilapagan sedang menikmati liburan, dan mereka mulai masuk kerja pada tanggal 04 Januari 2017, akan tetapi pihak pelaksana proyek akan melakukan penyiraman sepanjang jalan yang berdebu tersebut, tandasnya (sg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas