Pelindo Targetkan 5 Juta Ton Ekspor CPO

 

   Padang-today.com – Pelindo II Teluk Bayur Padang menargetkan 5 juta ton ekspor CPO pertahun melalui Pelabuhan Teluk Bayur.

   “Kami targetkan 5 juta ton CPO pertahun, untuk itu kami mengajak perusahaan CPO untuk MoU. Di Sumbar termasuk daerah banyak penghasil sawit dari Dharmasraya, Pasaman, Agam dan Pesisir Selatan,”kata General Manager Pelindo II Teluk Bayur Padang, Armen Amir di Padang.

    Selain CPO, tambah Armen Amir pihak pelindo juga targetkan ekspor Batu Bara sebanyak 2,5 juta ke India, Semen Padang, cangkang sawit dan bungkil (Pekan ternak).

  Pelindo telah melakukan berbagai pembenahan dan pengembangan Pelabuhan Teluk Bayur untuk mencapai target tersebut yakni mulai perpanjang dermaga, pengerukan kolam pelabuhan dan lainnya dengan nilai investasi mencapai triliunan rupiah.

“Dengan diperpanjangnya dermaga tersebut maka kapal tidak lagi harus antri lama untuk memuat barang, selain itu memperdalam kolam, akan memudahkan kapal yang lebih besar bisa bersandar,” katanya.

   Armen menambahkan, Pelindo juga akan menjadi lima komoditas yang ada di sumbar menuju pasar dunia, komoditas tersebut CPO (Minyak Sawit) Cangkang Sawit, Batu bara, Bungkil pakan ternak dan semen Padang.

Sementara itu Pangdam Bukit Barisan, Mayjen TNI, MS, Fadhillah menyatakan,

mendukung upaya dilakukan Pelindo dalam melakukan pengembangan Pelabuhan Teluk Bayur Padang.

“Bagi kami sepenuhnya mendukung pengembangan dilakukan Pelindo,”kata Fadhillah di Padang.

Upaya pengembangan tersebut semeta untuk kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Sumbar.

    “Pelindo maju tentunya kesejahteraan bagi masyarakat Sumbar,”imbuh Fadhillah.

Ia menjelaskan, sinergitas dan komitmen bersama semua stekholder perlu ditingkatkan.

“Sinergitas ini bukan mengambil alih fungsi dan tugassatu dengan lain tapi bagaimana saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama demi kesejahteraan dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat,”ungkapanya.

    Pangdam berharap, apa yang dilakukan. Pelindo untuk pengembangan Pelabuhan Teluk Bayur Padang berjalan sesuai dengan diharapkan.

“Pengembangan ini segera terealisasi oleh Pelindo,”imbuhnya.

    Ia menyatakan, Pengembangan Pelabuhan Teluk Bayur dengan anggaran cukup besar sesuatu tidak mudah dilakukan Pelindo.

    “Perlu kerja keras Pelindo dan komitmen bersama bagaiman Pelabuhan Teluk Bayur lebih  bagus sehingga memberikan dampak pada perekonomian Sumbar,”katanya.

Zaman sekarang sudah masuk industri for poin zero didalama ada langkah dilakukan yakni digitalisasi, kemudahan dalam pelayanan dilakukan Pelindo, menghindari praktek-praktek pungli dan lain sebagainya.

Sangat penting yakni keamanan dan kenyamanan bagi orang berinvestasi di Sumbar sehingga dapat meningkat nilai ekspor keluar negeri.

“Meningkatkannya nilai ekspor tentunya perkonomian di Sumbar akan meningkat pula,”pungkas Fadhillah.

    Disisi lain Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyatakan, sangat mendukung program yang dilakukan oleh pelindo. Karena meningkatnya ekspor akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Aktivitas ekspor yang dilakukan Teluk Bayur akan berdampak baik bagi ekonomi masyarakat, juga investasi di Sumbar. Ekspor juga berhubungan dengan devisa. Makanya kami dukung sebanyak banyaknya angka ekspor dari Teluk Bayur,”ujarnya.(der)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas