Pelko Duri : Erwin Yunaz Lokomotif Perubahan Dan Kemajuan Kota Payakumbuh

Erwin Yunaz mendapatkan dukungan dari Persatuan Keluarga Payakumbuh Limapuluh Kota (Pelko) Duri untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Payakumbuh 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Penasehat Pelko Duri Irwan Mawardi didampingi Sekjen Pelko Duri Erinaldi saat menjamu orang nomor dua di Kota Payakumbuh itu di Duri, Minggu (22/5).

Menurut Irwan, sosok Erwin Yunaz yang berlatar belakang pengusaha mempunyai wawasan bisnis yang luas, tentu apabila diamanahkan untuk memimpin Kota Randang kedepan, akan menjadi lokomotif perubahan dan kemajuan bagi Kota Payakumbuh.

Pernyataan Irwan ini bukan tanpa alasan, Erwin Yunaz dinilainya paham akan kultur budaya dan kontur daerah, Kota Payakumbuh dikenal sebagai kota kuliner dan banyak memiliki sumber ekonomi lainnya, apabila dipimpin oleh orang yang tidak punya wawasan dan insting bisnis yang kuat, maka sumber kekayaan dan harta karun di daerah itu akan terus terpendam. Sementara saat ini masyarakat sudah haus akan peningkatan ekonomi, ditambah lagi saat pasca pandemi Covid-19 kedepan.

“Saya yakin orang Payakumbuh cerdas memilih pemimpin, diharapkan secara khusus kepada kaum milenial agar lebih cerdas dan arif menentukan pilihan serta bisa mengajak dan mengedukasi masyarakat Kota Payakumbuh untuk memilih Erwin Yunaz,” kata Irwan.

Bagi putra asli dari Padang Jopang, Kabupaten Limapuluh Kota itu, meski secara administrasi Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota memang telah berpisah, tetapi secara lahiriah, faktual, dan de-facto kesatuan adat budayanya tidak bisa dipisahkan.

“Kemana saja kami pergi, kalau ditanya orang dimana kampung kami, kami menjawab awalnya Payakumbuh, setelah itu baru kami sebutkan lebih detilnya secara spesifik, jadi seandainya orang Payakumbuh salah memilih pemimpin, maka warga Limapuluh Kota bakal bersedih karena Payakumbuh adalah ikon bagi Limapuluh Kota,” katanya.

Irwan menjelaskan secara pribadi nanti akan mendorong juga sanak family dan koleganya di Kota Payakumbuh untuk mendukung Erwin Yunaz.

“Tantangan hidup kedepan adalah persaingan semakin sulit, kalau Payakumbuh tidak dipimpin oleh pemimpin yang memiliki intelektual yang cakap dan kompleks, maka akan ketinggalan, jangan sampai progres pembangunan saat ini menurun,” tuturnya.

Di lain sisi, Irwan juga menghimbau warga Luak Limopuluah agar jangan mau menggadaikan pilihan politiknya karena politik uang. Menerima uang 100 ribu tapi teraniaya 5 tahun lamanya.

“Hal ini berlaku untuk pemilihan anggota legislatif dan kepala daerah. Kami prihatin, alah ado nan dek awak, manga dipiliah nan dek urang,” tandasnya.

Sementara itu, ketika diminta tanggapan kepada Erwin Yunaz perihal dukungan ini, Dia merasa tersanjung dan menjawab saat berkunjung ke Pelko, Dia serasa berada di rumah karena bertemu dengan para perantau yang masih begitu peduli dengan kampungnya.

“Insyallah energi positif ini akan kami sambut dengan baik, amanat yang ditompangkan kepada kami adalah sebuah kehormatan yang luar biasa,” tukuk Erwin sembari tersenyum tipis. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*