Pelopor Baju Tenun Daerah H. Endraniadi Jadikan Payakumbuh Sentra Ekonomi Kerakyatan

H. Endraniadi Pelopor Baju Tenun  daerah dan pimpinan Arinda Botik Payakumbuh.

H. Endraniadi Pelopor Baju Tenun daerah dan pimpinan Arinda Botik Payakumbuh.

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Dua setengah bulan anggota DPRD Kota Payakumbuh mulai bekerja sebagai wakil rakyat, tentunya belum banyak berbuat untuk masyarakat, baru sebatas rajin bekerja dan orientasi. Kita akui terhadap disiplin mereka sangat luar biasa dan patut menjadi cermin bagi semua elemen masyarakat.

Dari dulu hingga sekarang, banyak harapan masyarakat terhadap wakil rakyat, yang disebut-sebut sebagai penyambung lidah masyarakat.Semoga ditahun mendatang, harapan itu terwujud, meskipun bersabar secara bertahap.

“Yang terpenting, dalam pandangan umum fraksi-fraksi DPRD jangan sampai melupakan ekonomi kerakyatan, program yang benar-benar menyentuh rakyat. Jadikan ekonomi kerakyatan sebagai program unggulan kota Payakumbuh,”ujar H. Endraniadi (56) salah seorang pelaku ekonomi kota Payakumbuh, Minggu (16/11).

Menurut pelopor baju tenun daerah kota Payakumbuh ini, kenapa di kota-kota besar seperti Jakarta dan sebagainya, ruangan yang sempit yang hanya berukuran 2 X 3, atau 3 X 4 bisa berjualan dengan omset yang besar, sedangkan kita di Payakumbuh telah memiliki pondok promosi yang sangat luas.

Kita bangga telah memiliki pondok promosi. Sekarang apanya yang salah terhadap pondok promosi, ini perlu kita sikapi secara bersama-sama, utamanya melaui mediasi, agar pembangunan pondok promosi dapat dimamfaatkan oleh pelaku ekonomi.

Sebaiknya, kata Endraniadi yang akrap disapa Haji Arinda, DPRD bersama mitra kerjanya Pemko Payakumuh dapat kiranya mengundang seluruh pelakuu ekonomi Payakumbuh atau hearing di DPRD. Serahkan kepada mereka, apa yang akan dijualnya diseputar pondok promosi tersebut.

Misalnya, ulas haji Arinda, membuat rumah makan, menjual hasil tenunan, makanan ringan, jenis makanan khas Payakumbuh seperti sate, martabak mesir, hasil home industri, industri kecil dan menengah dan kuliner dengan menjual berbagai makanan hangat. Biarkan mereka yang merancang bangunannya menurut seleranya masing-masing.

Dengan adanya ide para pelaku ekonomi merancang pembangunannya dengan menampilkan chiri khas kota Payakumbuh, tentunya akan memberikan dampak yang indah dan sejuk sesuai dengan moto kota Payakumhbuh yang penuh kedamai dan sejuk.

Kemudian, selama ini kita lihat, Kota Payakumuh selalu dikunjungi tamu pemerintahan dari berbagai daerah. Tetapi mereka banyak meninggalkan uang di Bukittinggi dan kota Padang. Artinya di kota yang kita cintai ini belum tergarap secara maksimal apa yang dicari para tamu itu.

“Jika kota Payakumbuh memiliki sarana prasarana yang handal tempat makan dan bermain, tentunya tamu dari berbagai daerah dan Propinsi akan berulang-ulang datang ke Payakumbuh. Sebaliknya tamu yang datang mendapat kesan yang tak terlupakan di Payakumbuh, “ujar haji Arinda.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas