Pembalap Dijamu Pemko dengan Nusantara Food

Padangpanjang, TODAY—Hari ini, Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang sajikan jamuan nusantara food dan western food bagi pembalap Tour de Singkarak (TdS) usai memasuki garis finish Etape III di Asrama Secata B (depan BRI) kota setempat sekira pukul 14.00 WIB, Senin (4/11).

Pelaksana Tugas (PlT) Kepala Dinas Pariwisata Kota Padangpanjang, Medi Rosdian mengatakan pada iven TdS kali ini selain banyak dilewati, para official juga akan menginap lebih dari satu kali di kota berjuluk Serambi Mekkah ini. Dua di antaranya paling banyak saat usai finish Stage III (Padangpanjang) dan finis Stage 5 (Agam).

“Kali ini dibanding tahun-tahun sebelumnya, Padangpanjang cukup berlebih mendapatkan berkah dari pelaksanaan TdS. Setidaknya para official menginap cukup sering di Padangpanjang sepanjang iven berlangsung. Paling banyak itu saat finis Etape III dan V, di Hotel Flaminggo, Pangeran dan Mifan Resort,” ungkap Medi.

Sementara untuk jamuan makan pembalap dan official TdS, panitia lokal kota berhawa sejuk itu telah menyediakan nusantara food dan western food. Di lokasi yang sama dikatakan Medi, panitia juga mendirikan both kuliner berupa jajanan saisuak untuk memperkenalkan makanan ringan tradisi Minangkabau.

“Kita ingin suasana iven TdS yang cukup besar pembiayaannya ini, setidaknya dapat berimbas positif terhadap wirausaha lokal. Baik berskala besar maupun kecil, seperti pedagang dari kalangan masyarakat dan pelaku usaha perhotelan,” beber Medi.

Sedangkan terkait dengan pembenahan sejumlah rute yang akan dilalui pembalap, Medi menyebut dinas terkait bersama sejumlah instansi telah berkoordinasi. Beberapa titik kerusakan yang berpotensi rawan terhadap keselamatan pembalap, dikatakannya telah diperbaiki jajaran dari Dinas PUPR. Di antaranya persimpangan Terminal Busur, Kampung Baru dan tanjakan Jembatan Putih di Kampung Manggis.

“Sejumlah titik kerusakan pada jalan yang akan dilalui pembalap nantinya, Insya Allah sudah aman setelah dibenai dinas terkait. Hanya saja kami mengingat kembali kepada masyarakat di kawasan Pasar Pusat, Jalan Anas Karim akan disterilkan karena merupakan rute sprint menjelang finish,” pungkas Medi. (ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas