Pembangunan Jalan Lingkar Duku-Sicincin Hampir Tuntas

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni saat mengunjungi pembangunan jembatan jalan lingkar Duku-Sicincin.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni saat mengunjungi pembangunan jembatan jalan lingkar Duku-Sicincin.

PADANGPARIAMAN, PADANGTODAY.COM-Pembangunan empat jembatan di Jalan Lingkar Duku-Sicincin telah tuntas. Empat jembatan itu adalah Jembatan Buayan, Koto Buruak, Pasie Laweh dan Koto Hilalang.

Abdul Luis (60th) warga korong Surantiah, Nagari Sungai Buluah, Batang Anai, menyatakan, dulu sebelum dibangun jembatan Buayan ini, masyarakat naik sampan untuk pergi ke seberang, tapi sekarang tidak lagi.

“Kami semula tak percaya bahwa ada pembangunan jembatan yang megah di sini, kami memperi apresiasi pemkab” kata Abdul Luis.

Ia mengakui pembuatan jembatan melalui proses yang panjang. Mulai dari pembebasan lahan hingga permasalahan derasnya arus sungai batang anai. Namun ia salut dengan kepemimpinan Bupati Ali Mukhni yang sejak awal turun tangan secara langsung terhadap kendala yang ada di lapangan.

“Sejak awal pembuatan jembatan buayan, masyarakat tahu Bapak Bupati sering turun ke sini menyelesaikan permasalahan pembebasan lahan bahkan beliau juga bercengkrama dengan tukang-tukang yang bekerja disini” kata Pensiunan TNI itu.

Diceritakannya bahwa di seberang jembatan buayan ini terdapat 50 kepala keluarga yang tinggal dan hidup sebagai petani dan berkebun. Setiap musim panen, mereka membawa hasil kebun ke pasar dengan menyewa sampan untuk menyeberang.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah yang telah membangun jembatan buayan dan kami harap cepat selesai jalan lingkar duku-sicincin ini” kata Abdul.

Sementara itu Bupati Ali Mukhni mengatakan bahwa pembangunan jembatan buayan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jembatan sudah bisa dilalui kendaraan untuk membawa hasil kebun dan jarak tempuh menjadi lebih dekat karena berada tidak jauh dari Jalan Nasional Padang-Bukittinggi.

“Sejak adanya jembatan buayan, bisa langsung dimanfaatkan masyarakat. Contohnya hasil panen bisa langsung dijemput hingga ke ladang. Jadi biaya lebih enteng dan waktunya juga lebih cepat” kata Bupati yang didampingi Kabag Humas Hendra Aswara. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas