Pembentukan Jurnalis Peduli Bencana Payakumbuh Segera Terwujud, BPBD Mendukung

Kepala BPBD Kota Payakumbuh, Yufnani Away dan sejumlah Kabid rapat dengan sejumlah wartawan dalam acara pembentukan relawan jurnalis peduli Bencana Payakumbuh

Kepala BPBD Kota Payakumbuh, Yufnani Away dan sejumlah Kabid rapat dengan sejumlah wartawan dalam acara pembentukan relawan jornalis peduli Bencana Payakumbuh

PAYAKUMBUH, KP — Rencana pembentukan Relawan Jurnalis Peduli Bencana Kota Payakumbuh yang digagas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh bersama Balai Wartawan Luak Limopuluah, akhirnya terwujud.

Pembahasan pembentukan Relawan Jurnalis Peduli Bencana Kota Payakumbuh itu, telah dibahas dalam rapat resmi yang berlangsung, Rabu (13/5) di kantor BPBD Kota Payakumbuh dihadiri Kepala BPBD Kota Payakumbuh, Yufnani Away, Kabid Kedaruratan dan Logistik, Dipa Surya Persada, Kabid Pencegahan dan Kesiapan, Zurniwati, Kasi Pencegahan dan Kasi kesiapsiagaan, Romi Bachri dan Kasi Pencegahan, Jhoni Amir dan sejumlah pengurus Balai Wartawan Luak Limopuluah.

Menurut Kepala BPBD Kota Payakumbuh, Yufnani Away, pembentukan lembaga relawan wartawan peduli bencana ini, sebenarnya bukanlah untuk yang pertama kali di Sumbar, tetapi sebelumnya sudah ada disejumlah daerah yang berhasil membentuk lembaga wartawan peduli bencana ini.

“Dengan dibentuknya lembaga Relawan Jurnalis Peduli Bencana di Kota Payakumbuh ini, tentunya akan memudahkan kita untuk berkoodinasi dalam memberikan informasi ketengah-tengah masyarakat, terkait seputar bencana yang terjadi di daerah ini,” sebut Yufnani Away.

Diungkapkannya, dalam rangka penanggulangan bencana di daerah ini, BPBD Kota Payakumbuh sudah melakukan serangkaian kegiatan antara lain telah berhasil membentuk elemen kelembagaan masyarakat peduli bencana seperti Kelurahan Tangguh Bencana, Kelompok Siaga Bencana di 10 kelurahan, pelatihan trauma heling sebanyak 20 relawan yang siap pakai, sosialisasi daerah rawan bencana bagi masyarakat umum dan PNS. Kemudian aksi pengurangan resiko bencana, survey daerah potensi bencana dan rencana pembentukan Relawan Jurnalis Peduli Bencana Kota Payakumbuh.

Dalam rapat itu terungkap, peranan relawan wartawan peduli bencana tidak hanya sebatas membuat berita, terkait adanya bencana  di daerah. Namun lebih jauh dari itu wartawan peduli bencana juga dituntut mengetahui persoalan-persoalan terkait masalah bencana mulai dari prabencana, tanggap darurat dan pasca bencana.

Penanggulangan bencana tersebut, ulas Yufnani Away, tidak hanya berada di tangan pemerintah saja, tetapi juga berada ditangan masyarakat termasuk wartawan. “Artinya, penanggulangan bencana tersebut perlu sinergisitas dengan berbagai elemen masyarakat,” sebutnya.

Diakui Kepala BPBD Payakumbuh, Yufnani Away, setelah pembentukan Relawan Jurnalis Peduli Bencana Kota Payakumbuh ini rampung, direncanakan akan dilakukan acara pengukuhan lembaga ini oleh Walikota.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*