Pembinaan Kemenag Limapuluh Kota, Menuju ASN yang Sadar Hukum

Pembinaan Kemenag Limapuluh Kota, Menuju ASN yang Sadar Hukum

Pembinaan Kemenag Limapuluh Kota, Menuju ASN yang Sadar Hukum

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Dalam upaya meningkatkan konpetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Bidang Hukum dan KLN, Kementerian Agama Kantor Kabupaten Limapuluh Kota menyelengarakan pembinaan SDM Bidang Hukum dan KLN bertempat di Hotel Shago Bungsu Lubuk Batingkok, Kamis (18/08). Dengan Tema Mewujudkan ASN yang berkomitmen pada Lima Budaya Kerja.

Hj.Yetrimurniati Ketua pelaksana kegiatan menjelaskan, pembinaan dilakukan untuk meningkatkan pemahaman ASN Kemenag Limapuluh Kota bidang hukum dan KLN, dengan jumlah peserta 40 orang yang berasal dari KUA, Madrasah dan ANS dari Kantor Kemenag Limapuluh Kota. Narasumber kegiatan yaitu Kepala Kantor Kemenag Limapuluh Kota dan Kepala Sub.Bagian Tata Usaha, simpul prempuan enerjik ini.

Sementara itu Gusman Piliang Kakan Kemenag Limapuluh Kota dalam arahanya menyampaikan, pembinaan ini bukan hanya untuk meningkatkan disiplin ASN dalam lingkungan kerja saja, tetapi secara umum untuk mencegah tingkat pelanggaran hukum yang dilakukan ASN Kemenag ditengah-tengah masyarakat. “Hukum merupakan kaidah tertinggi yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh semua pihak tanpa kecuali,” ujar Gusman.

Ditambahkanya, ASN dituntut untuk selalu taat terhadap segala bentuk norma hukum yang ada, ketika ASN diangkat dan berkerja pada satu lembaga, artinya pribadi tersebut telah siap untuk mengikuti atauran main yang ada pada lembaga tersebut, itu kaidah umum yang berlaku, ujar Gusman. Oleh sebab itu saya berharap kegiatan pembinaan ini dapat menjadi wahana bagi kita untuk terus meningkatkan kinerja serta prestasi kerja.

Menukuk disampaikan, secara umum banyak hal yang masih perlu kita evalausi dan kita tingkatkan terkait pemahaman dalam menjalankan tugas Negara yang telah diamanahkan Negara pada kita, sebagai contoh kita belum mampu menumbuhkan budaya sadar hukum yang  baik dalam ketaatan terhadap disiplin kerja, masih ditemukan ada ASN mengeluh karena mutasi, mengeluh karena harus absensi elektronik, padahal kesemuanya merupakan “konsekwensi” pilihan menjadi ASN.

Kedepan saya berharap, budaya taat hukum akan tumbuh dan berkembang dilingkungan Kemenag Limapuluh Kota, hal tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari gerakan reformasi birokrasi. Pada kesempatan ini saya mengajak kita semua untuk menjadi bagian dari upaya mewujudkan birokrasi yang bersih dan transparan.

Kita harus pahami bahwa atruran perundang-undangan merupakan hal yang dinamis dan berubah seiring dengan perubahan dimensi sosial lainya, oleh sebab itu ASN dituntut untuk selalu peka, responsif terhadap perubahan tersebut. Perubahan merupakan keniscayaan kita yang harus menyiapkan diri untuk dapat menyesuaikan diri dengan deru perubahan tersebut, pungkas alumni MAN Padang Japang ini.

Abrar,S.Ag salah seorang peserta tampak antusias, mudah-mudahan kegiatan ini dapat membuka cakrawala ASN dalam bidang Hukum dan KLN, sangat menarik dan suasana kegiatanya juga nyaman dan tentram, simpul pria yang sehari hari mengabdi di MTsN Padang Japang.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*