Pemekaran Papua, Perlu Ditambah 1 Atau 2 Provinsi Lagi

Rapat Pemekaran Papua.

Rapat Pemekaran Papua.

Advertisements

Papua, PADANGTODAY.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia di Kabinet Kerja Jokowi-JK 2014-2019, Tjahjo Kumolo, berpendapat bahwa wilayah Papua masih terlalu luas. Untuk itu, Mendagri sedang menggodok rencana pemekaran Papua untuk ditambah 1 atau 2 provinsi lagi.

Tjahjo Kumolo juga melihat bahwa intervensi asing di wilayah Papua saat ini sudah semakin gawat. Oleh karena itu, pemekaran Papua menurut Mendagri perlu dilakukan supaya pengawasan terhadap kepentingan asing bisa lebih diperketat lagi.

“Itu (Papua) wilayah yang besar, ada intervensi asing di sana. Intervensi asing tidak hanya menyangkut pendayagunaan sumber daya alam, tapi juga mulai ke sektor-sektor lain, ”ungkap Tjahjo Kumolo di Gedung Kemendagri, Jakarta, Jumat (31/10/2014).

“Kami konsultasi dengan semua pihak untuk menambah minimal satu sampai dua provinsi di Papua, ”lanjut salah satu politisi yang paling berpengaruh di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Meskipun begitu, Tjahjo Kumolo menilai rencana pemekaran wilayah Papua harus benar-benar dikonsep dengan matang sebelum diterapkan. Mendagri telah membentuk tim evaluasi daerah untuk mengevaluasi beberapa aspek yang diperlukan untuk pemekaran, dan ini telah dilakukan untuk sejumlah wilayah yang telah dimekarkan seperti Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

“Misalnya kemarin sudah ada Provinsi Kaltara, kita bisa lihat bagaimana perkembangannya. Kaltara itu 1,5 kali Jawa Timur dan Madura, tapi hanya diisi empat kabupaten,” papar Tjahjo Kumolo.(dil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*