Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar Mengeluh Karena Banyak Praktik Pencurian Ikan

ilustrasi pencuri

ilustrasi pencuri

Advertisements

PADANGTODAY.COM– Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat mengeluh banyak nelayan Sulawesi Selatan melakukan praktik pencurian ikan atau illegal fishing di perairan Kecamatan Binuang. Tetapi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan justru menuding nelayan Sulbar kerap menangkap ikan di wilayah mereka menggunakan bom, sampai mengakibatkan rusaknya terumbu karang.

“Aturan baru yang diterbitkan pemerintah membuat kewenangan pemerintah di tingkat Kabupaten Polman menjadi sangat terbatas,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Polewali Mandar, Ahmad Saifuddin di Mamuju.

Ahmad mengatakan, aturan baru menyatakan perairan di Kabupaten Polman mulai jarak 0 sampai 12 mil laut adalah kewenangan pemerintah di tingkat Provinsi Sulawesi Barat. Menurut dia, kewenangan itu membuat pemerintah setempat tidak bisa melakukan upaya mengantisipasi praktik pencurian ikan dilakukan masyarakat, yakni dengan bom ikan.

“Pemerintah di Polman tidak bisa mengantisipasi illegal fishing karena kewenangan terbatas. Maka dari itu yang dilakukan hanyalah pemberdayaan masyarakat nelayan,” ujar Ahmad.

Ahmad berharap pemerintah Provinsi Sulbar segera melakukan antisipasi dan pencegahan praktik pencurian ikan di Kabupaten Polman. Sementara itu, Pengawas Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Said Zainal Abidin mengatakan, nelayan Sulbar justru sering melakukan kegiatan pengambilan ikan menggunakan bom ikan di wilayah Sulawesi Selatan.

“Banyak fakta yang ditemukan jika nelayan Sulbar gemar melakukan pemboman ikan di perairan Sulsel khususnya di wilayah Kabupaten Pinrang. Sehingga laut Sulsel menjadi rusak dan habitat ikannya menjadi berkurang,” kata Said.

Said mengatakan, terumbu karang tempat berlindung ikan di perairan Sulawesi Selatan hampir seluruhnya rusak akibat cara penangkapan ikan ilegal dengan bom. Maka dari itu, nelayan Sulsel mesti berlayar lebih jauh dan kadang memasuki wilayah perairan Sulbar buat menangkap ikan. Sebab, di perairan di bawah lima mil dari pantai Sulsel, populasi ikan sudah berkurang.

Said menambahkan, pembentukan kelompok nelayan penangkapan ikan efektif buat mencegah nelayan Sulbar merusak laut Sulsel. Dia juga ingin supaya nelayan Sulbar menghentikan penangkapan ikan dengan cara merusak itu.

“Nelayan Sulbar yang berada di Kecamatan Binuang Kabupaten Polman kita harap jangan lagi merusak laut karena itu hanya akan merugikan, karena ikan akan semakin berkurang,” ujar Said.

(ary/uil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*