Pemerintah Kota Pariaman Komitmen Brantas Narkoba

Petugas sedang lakukan tes Urine.

Petugas sedang lakukan tes Urine.

Petugas periksa petugas Lapas.

Petugas periksa petugas Lapas.

Pariaman, PADANGTODAY.com-Pemerintah kota pariaman sangat komit dalam memberantas peredaran narkoba di pariaman, salah satunya dengan melakukan sidak di lapas pariaman ini. Hal ini disampaikan Kadis Kesbangpol Limas Yusrizal Kadis Kesbangpol disaat BNN Kota Pariaman melakukan Sidak ke Lapas Pariaman, kemaren.

Badan Narkotika Nasional BNN Kota Pariaman yang terdiri dari Kepolisian, Kesbangpol linmas, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP melakukan Sidak ke Lapas Pariaman dalam rangka mengantisipasi peredaran Narkoba di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kota Pariaman.

Rombongan yang terdiri dari Polres Pariaman dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Syahril, Kasat Narkoba AKP Vivri Andri dan Petugas lainya, Kadis Kesbangpol Yusrizal beserta seluruh Kabid, Kasi dan anggota Kesbangpol Limas dan Kasat Pol PP Yota Balad ini memeriksa setiap penghuni lapas dan masing-masing kamar penghuni lapas. Selain itu, Dinas Kesehatan melakukan tes urine kepada penghuni lapas yang diambil secara acak. Rombongan ini disambut langsung oleh Kalapas Pariaman Yusran Saad.

Yusran Saad, menjelaskan, Lapas Pariaman saat ini berisi sebanyak 343 Narapidana yang sebagian besar terkait kasus Narkoba. Lembaga pemasyarakatan ini terdiri dari 6 Blok, blok A tahanan, Blok B Narkotika, Blok C Isolasi, Blok D Kriminal Umum, Blok E Para Pekerja dan Blok F Wanita, jelas Yusran.

Untuk kamar, tambah Yusran, yang seharusnya berisi maximal 9 orang saat ini berisi sebanyak 15-20 orang, sehingga keadaan kamar yang over capacity ini sangat tidak memenuhi unsur kemanusiaan,tandasnya.

Sementara, Kadis Kesbangpol limas Yusrizal mengatakan pemerintah kota pariaman sangat komit dalam memberantas peredaran narkoba di pariaman, salah satunya dengan melakukan sidak di lapas pariaman ini, nantinya akan di adakan secara berkala, sehingga akan dapat mengantisipasi semakin maraknya peredaran narkoba yang ada di tengah masyarakat, ucapnya.

Kemudian, Kompol Syahril mengatakan dengan Kondisi Kamar Napi yang over capacity ini hampir semua lapas yang ada di Indonesia termasuk kota pariaman, yang harus dilakukan saat ini adalah pencegahan, dimulai dari keluarga dan lingkungan. Dengan adanya pengawasan dan kondisi kondusif di keluarga akan membuat seseorang akan dapat menetralisir pengaruh yang negatif yang ada termasuk narkoba, jelasnya.

Lalu, Petugas dari kepolisisan memeriksa kamar dan penghuni lapas untuk mengantisipasi terjadinya peredaraan narkoba di lingkungan Lapas Pariaman. selain itu juga menjaga kestabilitas para Narapidana dan kesehatannya yang diambil secara acak.(eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*