Pemilu 2019, Diwarnai Sejarah Berbeda antar Parpol

Padangpanjang—Hasil rekapitulasi perolehan suara sementara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Partai Amanat Nasional (PAN) tercatat meraih suara terbanyak pada Pemilihan Umum 2019 di Kota Padangpanjang.

Keberhasil PAN di pentas demokrasi legislatif kali ini, merupakan sejarah manis sepanjang momentum Pemilu sejak 1999 sebagai partai politik (parpol) yang langganan posisi runner up. Meski sempat dipercaya memimpin DPRD pada 2004, PAN yang sama-sama memiliki 5 kursi dengan Golkar, berada di posisi kedua dalam perolehan suara.

Demikian juga halnya pada perhelatan Pemilu 2009, PAN kembali hanya menempati posisi kedua dengan perolehan suara terbanyak kedua dengan 4 seperti Golkar. Bahkan peride 2014, PAN mengalami kehilangan satu kursi meski tetap mempertahankan posisi runner up di atas Gerindra. Namun Pemilu 2019 ini, PAN ukir sejarah manis sebagai pemuncak perolehan suara dan kursi di DPRD.

Berbeda dengan PAN, Partai Golkar dan PPP mengukir sejarah terbalik pada pesta demokrasi Pemilihan Legislatif (Pilleg) 2019 ini. Khususnya Golkar selaku pemegang rekor terbanyak perolehan suara sejak 2009, kali ini harus puas berada di posisi keempat. Bahkan “pil pahit” yang diterima, partai berlambang Beringin itu harus mengikhlaskan kursi pimpinan DPRD kepada PAN, NasDem dan Gerindra.

Sejarah sepanjang massa juga ditorehkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sepanjang helat Pilleg di kota berjuluk Serambi Mekkah itu. Partai berlambangkan Ka’bah yang pada era 2009 menduduki kursi pimpinan sebagai Wakil Ketua DPRD dengan 4 kursi saat itu, kali ini harus kehilangan keterwakilan di gedung rakyat tersebut.

Kondisi tersebut terlihat dari proses rekapitulasi tingkat kecamatan yang berakhir Rabu (24/4) malam. Perolehan suara didominasi PAN sebanyak 4.679 suara, yang kemudian diikuti Partai Gerindra sebanyak 4.405 suara, NasDem 4.204 suara dan Partai Golkar dengan raihan sebanyak 3.673 sura.

Berdasarkan perolehan suara sementara tersebut, PAN akan menduduki posisi Ketua DPRD karena memiliki keterwakilan dua kursi dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Padangpanjang Barat dengan jumlah 2.543 suara dan dua kursi dari Dapil 2 Padangpanjang Timur dengan 2.136 suara.

Sedangkan posisi Wakil Ketua DPRD akan diisi Partai Gerindra peraih suara terbanyak ke dua dan NasDem di posisi ke tiga dengan raihan 3 keterwakilan ke DPRD untuk periode 2019-2024 mendatang. Bai Partai Gerindra maupun NasDem, masing-masing memenangkan dua kursi di Dapil 2 Padangpanjang Barat dan satu lainnya di Dapil 2 Padangpanjang Timur.

Terkait dengan perolehan sementara secara keseluruhan partai politik (parpol) yang bertarung untuk DPRD Padangpanjang tersebut, untuk Dapil 1 Padangpanjang Barat yakni PKB 1282 suara (1 kursi), Gerindra : 2.322 (2 kursi), PDI P 535 suara, Golkar 2.451 suara (2 kursi), NasDem 2.687 suara (2 kursi), GPI 0 suara, Berkarya 7 suara, PKS 1.673 suara (1 kursi), PPI 75 suara, PPP 763 suara , PSI 10 suara, PAN 2.543 suara (2 kursi),  Hanura 203 suara, Demokrat 906 suara (1 kursi), PBB 2.203 suara (1 kursi) dan PKPI 0 suara.

Sementara rekapitulasi perolehan suara Dapil 2 Padangpanjang Timur, masing-masing Partai PKB 38 suara, Gerindra  2.083 (1 kursi), PDI P 361 suara,  Golkar  1.222 suara (1 kursi), NasDem 1.517 suara (1 kursi), GPI 0 suara, Berkarya 15 suara, PKS 1.522 suara (1 kursi), PPI 20 suara, PPP 538 suara, PSI 67 suara, PAN 2.136 suara (2 kursi), Hanura 200 suara, Demokrat 1.700 suara (1 kursi), PBB 1.168 suara (1 kursi) dan PKPI  0 suara. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas