Pemkab Solok Dorong Perkembangan UMKM

Gusmal: Masyarakat Harus Kreatif dalam Berbisnis

Advertisements

———————————
Oleh: YANCE GAFAR
———————————

SOLOK, PADANG-TODAY.COM

BUPATI Solok Gusmal menyatakan Pemkab Solok sangat serius memperhatikan usaha rakyat yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Solok. Hal itu ditegaskan Gusmal di hadapan penerima bantuan peralatan produksi untuk sejumlah kelompok UMKM di Aula Dinas Koperindag.

Saat penyerahan bantuan, Gusmal menyatakan saat ini, sektor industri kecil di Kabupaten Solok sedang diterpa berbagai masalah. Di antaranya kelemahan dalam mempunyai peluang (akses pasar) dan memperbesar pangsa pasar, kelemahan dalam struktur permodalan, kelemahan di bidang organisasi dan manajemen. Gusmal yang merupakan sarjana ekonomi Universitas Andalas dan Magister Manajemen Universitas Negeri Padang itu, juga mengungkapkan para pebisnis di Kabupaten Solok juga terkendala dalam pemanfaatan teknologi.

“Kita semua harus berfikir seperti pebisnis modern. Kita harus bisa memanfaatkan semua potensi dan peralatan yang ada dan terbuka terhadap perkembangan teknologi. Kemudian, kita juga harus melakukan survey pasar terlebih dahulu sebelum membuat suatu produk, karena Kita bersaing tidak hanya di lingkup Kabupaten Solok saja,” ujarnya.

Lebih lanjut Gusmal mengajak seluruh pelaku usaha untuk membuat suatu sistem manajemen yang baik. Yaitu dengan membuat pembukuan atau administrasi yang rapi. Sehingga, usaha tersebut bisa dihitung apakah beruntung, stagnan atau rugi.

“Untuk bersaing tentu kita harus punya keunggulan dan kualitas yang lebih bagus dari produk-produk yang lain. Untuk masa yang akan datang akan ada gedung-gedung promosi  di kab solok dalam rangka membantu memasarkan hasil produk UMKM kita,” lanjutnya. 

Sementara itu Plt Kepala Dinas Koperindag Nasripul Romika mengatakan pihaknya selalu menampung keluhan pelaku UMKM. Nasripul menyatakan keluhan itu tidak lagi dari aspek pemasaran, modal, daya saing, tetapi dari aspek peralatan dan pemanfaatan teknologi.

“Oleh karena itu kita coba programkan UMKM yang betul-betul memerlukan peralatan, dan alhamdulilah bisa kita fasilitasi pada saat ini,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan berupa 10 unit mesin bordir kepada 10 kelompok. Kemudian 10.000 lembar kemasan plastik kepada 5 kelompok. Lalu 2.000 lembar benang dan alat tenun bukan mesin (ATBM) diberikan kepada kelompok Family Tenun yang beralamat di Batu Banyak, Kecamatan Lembang Jaya.

“UKM yang sudah kita pilih adalah UKM yang kami rasa bisa bersaing di pasar bebas tidak hanya lokal,” tutupnya.

[RIJAL ISLAMY]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*