Pemko Pariaman Terus Berbena Demi Kesempurnaan Objek Wisata Bahari

PARIAMAN, PADANGTODAY.com-Potensi wisata bahari Kota Pariaman sangat mengasikan semua mata pengunjung dari bebagai daerah. Sayangnya, sampai saat ini Pemko Pariaman masih melakukan penataan sana sini, karena sarana para sarana penunjang untuk kesuksesan objek wisata bahari masih serba kekurangan.

Advertisements

Meski begitu, Pemko Pariaman tetap bersemangat memajukan dunia wisata daerahnya. Sebab, satu-satu aset yang dimiliki Kota Pariaman hanya wisata bahari. Atas dasar itulah Pemko Pariaman memiliki visi dan misi menjadikan Kota Pariaman sebagai kota tujuan wisata se dunia.

Berbagai cara dilakukan Walikota Pariaman H Mukhlis R bersama wakilnya, Genius Umar untuk melengkapi sarana para sarana untuk kemajuan wisata di kotanya. Salah satunya membangun dermaga pada masing-masing pulau yang di milik Kota Pariaman. Sebab, sampai saat ini wisata datang ke pulau masih buka sepatu.

Makanya, dengan semangat tinggi, melakukan kerja sama dan lobi kepada pemerintah pusat. Makanya, tahun 2015 ini Pemko Pariaman membangun dermaga terapung di pulau yang ada di Kota Pariaman. Sehingga ke depan pengunjung pulau tidak lagi membuka sepatu saat datang untuk menikmati indahnya alam pulau dan laut Kota Pariaman.

“Pertengah tahun 2015 ini, kita Pemko Pariaman telah membangun dermaga terapung ( jetty apung) di pulau yang ada di Kota Pariaman ini. Sehingga ke depan pengunjung pulau tidak lagi buka sepatu, saat mereka datang menikmati indahnya alam laut pulau yang kita miliki ini,” kata Wakil Walikota Pariaman Genius Umar saat melakukan pertemuan dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pariaman dan pihak pusat untuk kesiapan pembangunan dermaga terapung tersebut, kemarin.

Katanya, peningkatan sarana para sarana ini untuk kemajuan pariwisata Kota Pariaman. Sehingga kunjungan wisatawan ke Kota Pariaman semakin hari semakin banyak. Tinggi tingkat kenjungan wisatawan yang akan mendapat untung pertama kali adalah masyarakat pedagang.

“Namun, tentu masyarakat kita harus terlatih dan sopan dan tidak main pakuak harga kepada pengunjung. Kalau telah demikian saya yakin pengunjung yang datang itu akan kembali datang ke Kota Pariaman untuk menikmati indahnya alam kota ini. Apalagi sebentar lagi dermaga terapung kita siap. Tentu pengunjung semakin enak untuk datang ke pulau,” ujarnya.

Katanya, sekarangt sekitar Rp 7 milyar dipergunakan untuk pembangunan dermaga terapung. itu adalah dana awal dan akan terus diupayakan untuk peningkatan ke depan. Sehingga Kota Pariaman ini betul-betul menjadi daerah tujuan wisata di seluruh dunia.

Sementara itu, Walikota Pariaman H Mukhlis R menyatakan, melalui visi pembangunan kota yang tertuang ke dalam RPJMD periode 2013-2018, yakni mewujudkan Pariaman sebagai kota tujuan wisata dan ekonomi kreatif berbasis lingkungan, budaya dan agama.

Maka visi ini merupakan kristalisasi kondisi umum yang terjadi di Kota Pariaman, sehingga mau tidak mau, suka tidak suka, inilah yang akan dikejar dan dicapai, tentu saja upaya itu tidak semudah yang dibayangkan.

“Kita memerlukan berbagai macam sumberdaya, mulai dari sumber manusianya. Satu hal yang perlu kita perhatikan dalam meraih seperangkat tujuan tersebut di atas adalah, yaitu pematangan terhadap kondisi yang mempengaruhi keberlangsungan pelaksanaan kebijakan dan program yang telah tersusun,” ujarnya.

Tentu saja diperlukan curahan pemikiran dan dukungan untuk mewujudkannya, curahan pemikiran yang tidak hanya bersumber dari eksekutif, tapi lebih dari itu, pemko memerlukan curahan pemikiran dan dukungan dari semua pihak yang berkompeten dan beratensi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Pariaman.

Dengan memperhatikan berbagai perkembangan yang telah dicapai, serta beberapa permasalahan yang ada pada periode lima tahun yang lalu, maka ke depan pemko masih akan dihadapkan pada permasalahan dan tantangan yang harus mampu disiasati secara seksama, diantaranya upaya mewujudkan investasi masuk ke Kota Pariaman, penuntasan berbagai pembangunan infrastruktur serta efisiensi dan efektifitas anggaran.

“Di masa mendatang kita perlu berupaya untuk mencari dan menggali potensi pendapatan asli daerah, membangun kebutuhan–kebutuhan untuk investasi itu sendiri, serta memberikan kemudahan untuk berinvestasi di Kota Pariaman terutama kemudahan dalam perizinannya,” ujarnya.

Terpisah, Kapolres Pariaman AKBP Gandung D Wardoyo SIk dalam suatu acara menyatakan, poros maritim dapat dipahami sebagai sebuah doktrin, yang memberi arahan mengenai tujuan bersama. Ini mengandung arti bahwa bangsa Indonesia diharapkan dapat melihat dirinya sebagai poros maritim dunia, kekuatan di antara dua Samudra.

“Dengan menjadikan poros maritim dunia sebagai sebuah cita-cita, maka Indonesia harus menegakkan baik kedaulatan ekonomi dan kedaulatan wilayah NKRI. Agenda pembangunan nasional harus ditopang oleh 5 pilar utama yaitu pembangunan kembali budaya maritim, komitmen menjaga dan mengelola sumber daya laut dengan fokus membangun kedaulatan pangan laut, komitmen mendorong pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritim, diplomasi maritim yang mengajak semua mitra Indonesia untuk bekerja sama pada bidang kelautan dan membangun kekuatan pertahanan maritim,” tambahnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*