Pemko Selenggarakan Diklat Outbond Bagi Pejabat Eselon II dan III

Padangpanjang, padang-today – Untuk mengasah jiwa kepemimpinan bagi pejabat struktural eselon II dan III, Pemko Padang Panjang melalui Badan Kepegawaian Daerah bekerjasama dengan PT Lotus Tujuh Sejahtera (LTS Consulting) menyelenggarakan Diklat Out bond yang berlangsung selama 6 hari dari Senin (22/8) s/d Sabtu (27/8) yang bertempat di MIFAN Kota Padang Panjang.

Advertisements

Acara yang diikuti oleh 90 orang pejabat eselon II dan III ini juga bertujuan untuk mewujudkan PNS yang mengenal kemampuan diri, kondisi luar, menyusun strategi, kerjasama, dan melakukan terobosan serta mengembangkan profesionalisme.

Walikota Padang Panjang Hendri Arnis melalui Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Umum Yaz Edizawin menyambut baik terlaksananya Outbond Training bagi pejabat eselon II dan III itu. Ia juga mengharapkan dengan adanya outbond hendaknya dapat meningkatkan kualitas kerja dari pejabat yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Kualitas kerja yang sangat diharapkan antara lain meningkatnya kepemimpinan individu dalam kelompok (leadership), kemampuan untuk bekomunikasi (communication skills), kemampuan untuk membuat dan mengeksekusi suatu rencana (Planning), fleksibelitas dalam bekerja (Change management), pendelegasian pekerjaan (delegation), team work, dan peningkatan motivasi (motivation)”. Katanya.

Lebih jauh Walikota Padang Panjang Hendri Arnis menyampaikan hendaknya kegiatan outbond bukan hanya sekedar rekreasi dan have fun akan tetapi lebih untuk menjalin kedekatan emosional yang lebih erat disamping juga untuk pembentukan karakter SDM Aparatur sebagai individu yang handal dari segi kecerdasan spritual, emosional dan intelektual sehingga mampu bekerjasama dalam tim (team work) dan bersinergi dalam bekerja.

Kepala BKD Kota Padang Panjang Martoni menyatakan kegiatan ini adalah yang pertama kali dilakukan dan bekerjasama dengan lembaga pelatihan / konsultan pelatihan yang profesional dalam hal pelatihan outbond.

“Kegiatan bertujuan menunjukkan kerjasama tercapainya tujuan. Berbagai permasalahan akan dihadapi oleh peserta dimana mereka tidak mungkin menghadapi sendiri, saling tergantung, kerjasama. Pentingnya komunikasi dan membangun sesuatu tim yang kompak adalah tujuan dari pelatihan ini, kemudian “Leadership Goal” dengan tujuan megasah jiwa kepemimpinan yang terdapat pada diri perserta”, katanya. (Humas/Rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*