Pemuda Pelopor Nasioanal, Rahmi Harus Puas di Peringkat Ketiga

Rahmi Tiga Dari Kanan, Pemuda  Pelopor Nasioanal.

Rahmi Tiga Dari Kanan, Pemuda Pelopor Nasioanal.

Advertisements

PAYAKUMBUH, PADANGTODAY.com-Rahmi, S.Pt, MP, Pemuda Pelopor asal Kota Payakumbuh yang mewakili Sumatera Barat di ajang nasional, harus puas berada di urutan ketiga. Dalam pemilihan Pemuda Pelopor Nasional di Jakarta, Rabu (22/10), ibu muda cantik yang belum punya momongan ini, merebut gelar terbaik ketiga dalam kategori Industri Pangan dan Kesehatan, dari lima nominasi yang telah lolos seleksi ke nasional.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Payakumbuh Syahnadel Khairi, dan Kasi Kepemudaan Hj. Yuliar, yang mendampingi Rahmi dalam pemilihan Pemuda Pelopor Nasional itu, lewat telefon genggamnya, menginformasikan, Pemuda Pelopor asal Kota Payakumbuh itu hanya kalah tipis nilai dari pemenang pertama dan kedua dari Yokyakarta dan Bali. Walau begitu, keduanya mengaku puas, Rahmi telah menyelematkan nama Sumatera Barat dan Payakumbuh dalam iven dimaksud.

Selain Rahmi, Pemuda Pelopor asal Kota Pariaman Ribut Anton Sujarwo, yang ikut dalam kategori Seni Budaya dan Pariwisata, juga sukses merebut gelar juara kedua. “Alhamdulillah pemuda pelopor yang dikirim Sumbar, sukses menyabet dua gelar juara,” tambah Sahnadel dan Yuliar.

Rahmi yang merupakan alumni Pasca sarjana Program Studi Nutrisi dan Makanan Ternak ini berhasil melakukan pengembangan usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikana dan peternakan di Kota Payakumbuh, tepatnya di Kelurahan Talang. Salah satu bahan olahan yang dilakukannya adalah pengolahan makanan beku seperti pempek, nugget, bakso, pangsit, tahu dan pengolahan kerupuk.

Pemuda Pelopor ini merupakan salah satu program dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang dilaksanakan setiap tahunnya. Pemuda pelopor adalah semangat, sikap dan jiwa sosial untuk menciptakan sesuatu dan atau mengubah gagasan menjadi suatu karya nyata yang dilaksanakan secara konsisten, gigih dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta diakui pemerintah.

Sementara itu, Rahmi yang dihubungi, mengaku cukup senang dan bangga dengan prestasi yang diukir itu. “Meski belum mampu merebut gelar juara pertama, tapi Saya cukup senang dan bangga mampu tampil di pentas nasional. Mohon maaf, kalau Saya belum menjadi yang terbaik,” ucapnya. Prestasi tersebut, mudah-mudahan dapat memberikan dampak positif bagi kelompok. (malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*