Penambahan Gedung Poliklinik, Ferizal Minta Pelayanan Saling Terkoneksi

Wakil Bupati Ferizal Ridwan bersama Direktur RSUD Ahmad Darwis tinjau pembangunan gedung pelayanan rawat inap poliklinik.

Wakil Bupati Ferizal Ridwan bersama Direktur RSUD Ahmad Darwis tinjau pembangunan gedung pelayanan rawat inap poliklinik.

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Pelayanan dan fasilitas di RSUD menjadi perhatian pasangan kepala daerah Limapuluh Kota, Irfendi Arbi-Ferizal Ridwan. Wabup Ferizal mengungkapkan hal ini ketika meninjau pembangunan infrastuktur dan sistem pelayanan RSUD Ahmad Darwis di Kecamatan Suliki, Senin (8/8) siang.

“Saya ingin dengan penambahan infrastuktur dan fasilitas, termasuk tenaga medis di RSUD ini, sistem pelayanan kita semakin membaik dan bisa lebih profesional,” sebut Ferizal.

Di hadapan Direktur RSUD Ahmad Darwis, Dr Muryeni Datri, serta puluhan tenaga medis, Wabup meminta agar format pelayanan terhadap masyarakat khususnya para pasien rumah sakit terus diperbarui. Bila memungkinkan, tambahnya, pelayanan di RSUD bisa memakai sistem online sehingga bisa terkoneksi dengan Dinas Kesehatan, serta Faskes lainnya.

“Jika memakai sistem online, masyarakat juga akan leluasa mengakses, guna mengetahui apa saja kelengkapan yang ada di RSUD kita. Seperti perihal kelengkapan dan fasilitas, berapa jumlah dokter umum, dokter spesialis atau jadwal praktiknya. Sehingga, para pasien tidak ragu dan nyaman berobat ke RSUD. Ini harusnya menjadi terobosan dan inovasi kita ke depan,” sebutnya.

Terkait pembangunan gedung baru ruangan rawat inap atau poliklinik yang kini dalam proses, Ferizal meminta pihak rumah sakit dapat mengawasi pengerjaannya. Begitu pula dilakukannya penambahan sekitar 57 tenaga medis kontrak (P3K) juga harus selalu diberikan pembinaan kompetensi secara profesional.

Direktur RSUD Ahmad Darwis Dr Muryeni Datri, melaporkan, saat ini RSUD kebanggaan Limapuluh Kota tersebut terus berbenah. Disamping melakukan penambahan gedung baru rawat jalan atau poliklinik, manajemen RSUD juga sudah merekrut sebanyak hampir 57 tenaga kontrak, guna meningkatkan sistem pelayanan.

“Untuk penambahan gedung baru pelayanan rawat inap atau poliklinik, ada 3 gedung dan satu gedung lagi direnovasi. Pengerjaannya, memakai anggaran APBD dengan pagu dana sekitar 6,4 miliar rupiah. Kami bertekad, adanya penambahan pembangunan gedung dan fasilitas, nantinya kami bisa memberikan pelayanan yang lebih maksimal ke masyarakat,” sebut Dr Muryeni.

Dia tidak menampik, saat ini RSUD Ahmad Darwis yang terletak di Suliki masih serba terbatas. Masih banyak warga Limapuluh Kota, melakukan rujukan pasien ke RSUD ke daerah lain, seperti ke RSUD Adnaan WD di Kota Payakumbuh atau ke RSUD Ahmad Muchtar Bukittinggi.

“Kami berharap, Pemda maupun kepala daerah juga ikut membantu upaya promosi untuk peningkatan kunjungan ke RSUD kita ini. Seperti melalui kebijakan terhadap rujukan pasien, dari 22 Puskesmas ke RSUD Ahmad Darwis, terutama para pasien atau masyarakat yang berdomisili di Limapuluh Kota,” sebutnya.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*