Penerapan visi dan misi Pembangunan Kota Pariaman Lima Tahun Kedepan Tertuang Ke RPJMD periode 2013-2018

PARIAMAN, PADANGTODAY.com-Penerapan visi dan misi pembangunan Kota Pariaman lima tahun ke depan telah tertuang ke dalam RPJMD periode 2013-2018, yakni mewujudkan Pariaman sebagai kota tujuan wisata dan ekonomi kreatif berbasis lingkungan, budaya dan agama.

Visi itu merupakan kristalisasi kondisi umum yang terjadi di Kota Pariaman, sehingga mau tidak mau, suka tidak suka, inilah yang akan dikejar dan dicapai Pemko Pariaman dibawak kepemimpinan Walikota Pariaman H Mukhlis R bersama wakilnya, Genius Umar.

Pemko Pariaman memerlukan berbagai macam sumberdaya, mulai dari sumber manusianya dan sumber sarana para sarananya. Sehingga visi dan misi Kota Pariaman terujut sebagaimana yang diharapkan semua pihak di kota ini.

Berdasarkan hal demikian, Pemko Pariaman hingga kini terus melengkapi sarana para sarana untuk penunjang visi dan misinya. Setelah membangun dermaga terapung di Pulau Angso II tahun 2015, tahun ini juga dibangun jalan Kereta Api dari Bandara Internasional Minangkabau menuju Kota Pariaman dan diterus ke Kecamatan Sungai Limau.

“Pembukan jalan KA tersebut sangat didukung oleh semua masyarakat, khusus pengunjung objek wisata Kota Pariaman. Kenapa tidak, pengunjung dapat melihat alam sepanjang perjalan dari BIM menuju Kota Pariaman,” kata Ozi salah seorang pengunjung objek wisata pulau Kota Pariaman kepada Padang-today.com, kemarin.

Terpisah, Walikota Pariaman H Mukhlis R setiap kesempatan menyatakan untuk mewujudkan visi dan misi ini tentu diperlukan curahan pemikiran dan dukungan semua lampisan masyarakat, baik luar kota maupun dalam.

Curahan pemikiran katanya, tidak hanya bersumber dari eksekutif, tapi lebih dari itu, Pemko Pariaman memerlukan curahan pemikiran dan dukungan dari semua pihak yang berkompeten dan beratensi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di kota ini, terutama para anggota DPRD Kota Pariaman.

Katanya, dirinya sependapat dengan para pakar pembangunan modern bahwa semakin tinggi kepedulian atau partisipasi masyarakat pada proses perencanaan, maka keluaran (output) dan hasil (outcomes) bahkan manfaat (benefit) dan dampak (impact) pembangunan akan lebih optimal.

Semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan, maka semakin tinggi pula tingkat keberhasilan yang akan dicapai. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa partisipasi masyarakat merupakan salah satu indikator utama dan menentukan dalam keberhasilan pembangunan.

Masyarakat Kota Pariaman untuk meningkatkan berbagai sektor pembangunan di daerah, khususnya pengembangan sektor kepariwisataan yang memang telah menjadi visi Pembangunan Daerah yang tertuang dalam RPJM Kota Pariaman periode 2013-2018.

Ditambah lagi dengan pelaksanaan event-even budaya dalam Kota Pariaman, seperti tabuik menjadi bagian tidak terpisahkan dalam upaya pengembangan kepariwisataan Kota Pariaman. Sebagaimana diketahui, Kota Pariaman kaya dengan wisata bahari dan kaya akan keindahan alam sebagai daya tarik pariwisata. Kondisi ini ternyata, telah mampu meningkatkan minat para wisatawan untuk berkunjung dan berwisata ke Kota Pariaman.

Dari tahun ke tahun trendnya selalu mengalami peningkatan. Sampai dengan akhir tahun 2014, jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Pariaman dalam periode 5 (lima) tahun terakhir mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan.

Pada tahun 2009 yang lalu, jumlah kunjungan wisatawan tercatat sebanyak 609.699 orang sedangkan pada tahun 2014 jumlah kunjungan wisatawan jauh meningkat menjadi 791.624 lebih orang atau meningkat hampir sebesar 23 parsen.

Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ini telah pula memberikan dampak positif terhadap beberapa sektor terkait, seperti sektor perdagangan, hotel, dan restoran. Bahkan menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi sektor perdagangan, hotel, dan restoran merupakan salah satu sektor yang memiliki kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan PDRB Kota Pariaman selama 5 tahun terakhir.

Salah satu faktor yang telah turut berkontribusi besar mendorong pencapaian ini adalah kedinamisan dan proses kreatif yang tercipta di tengah masyarakat Kota Pariaman.

“Kita melihat bagaimana dalam beberapa waktu terakhir ini, Kota Pariaman terkenal dengan wisata bahari, wisata budaya atau identitas sebagai kota dengan wisata kulinernya yang kaya dan beragam. Bahkan kita prediksikan dengan terwujudnya pembangunan masjid terapung Kota Pariaman, akan semakin melengkapi Pariaman sebagai kota wisata religi,” ujarnya.

Dikatakan, kondisi ini akan terus ditumbuhkembangkan di masa yang akan datang. Tentu, pemko bersama masyarakat, akan berupaya semaksimal mungkin agar upaya tersebut senantiasa selaras dengan perencanaan tata ruang wilayah Kota Pariaman.

“Ke depan, upaya-upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Pariaman akan terus ditingkatkan untuk mendukung perkembangan sektor pariwisata Kota Pariaman yang lebih baik lagi. Artinya, dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah pusat sampai propinsi sangat menentukan,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Humas Pemko Pariaman Hendri kepada Padang-today.com menyatakan, PT KAI tahun 2016 segera membuka akses jalan dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Kota Pariaman dan terus ke Kecamatan Sungai Limau. Pembukaan jalan tersebut dalam rangka menunjang kunjungan wisatawan ke Kota Pariaman.

“Proses pembukaan jalan tersebut telah mulai disosialisasikan Pemko Pariaman tahun 2015 ini kepada masyarakat. Sehingga geliat objek wisata, baik pantai dan pulau di Kota Pariaman semakin hari semakin berkembang dengan melenkapi sarana para sarana. Sebelumnya Pemko Pariaman telah siap membangun dermaga apung di Pulau Angso II,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, PT KAI membuka akses jalan tersebut dalam rangka mengalakan perkeretaapian di Pulau Sumatra. PT KAI membangun jalur tersebut tahun 2016 dan sekarang telah mulai persiapannya. “Dukungan semua pihak di Kota Pariaman sangat menentukan untuk kesuksesan pembukan jalan kereta api ini,” tambahnya mengakhiri. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas