Penertiban Pasar, Tim Gabungan Bubarkan Aktivitas Pertokoan

Padangpajang, TODAY–Sesuai dengan pemberlakuan batasan jam berjualan, Tim Gabungan Patroli PPVC Padangpajang bubarkan aktivitas pertokoan di Pasar Pusat kota setempat, Sabtu (23/5) malam.
Pantauan di lapangan, tim gabungan TNI-Polri yang dikoordinir Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan tegas menertibkan pedagang pakaian di toko-toko dan lapak kaki lima. Termasuk cafe dan kerumunan remaja di lingkungan pasar selepas berbuka puasa malam itu.
Kasat Pol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Padangpajang, Albert Dewitra mengatakan penertiban tersebut sesuai dengan aturan pemberlakuan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jilid III ini.
Disebutkan Albert, pada PSBB kali ini telah diberlakukan sejumlah perubahan kebijakan. Selain penetapan diperbolehkannya Shalat Jumat berjamaah di sejumlah masjid di zona hijau, juga izin dibukanya seluruh toko di lingkungan pasar.
“Namun dalam kebijakan diperbolehkannya seluruh kios dibuka, telah diputuskan pembatasan waktu. Yakni hanya diperbolehkan dibuka selama pukul 08.00-17.00 WIB,” tutur Albert usai operasi penertiban.
Albert juga mengatakan, pihaknya bersama tim gabungan selama operasi penertiban masih menemukan sejumlah toko pakaian dan cafe melakukan transaksi jual beli hingga malam hari. Aktivitas toko ini menimbulkan kerumunan massa yang sangat bertentangan dengan aturan PSBB.
“Karena itu selain patroli ke seluruh kawasan pemukiman, tim juga fokus penertiban pedagang di pasar. Termasuk kerumunan remaja di banyak titik kita temukan,” pungkas Albert.
Alber menegaskan dari patroli penertiban saat itu, pihaknya mengevaluasi dan akan menerapkan pengawasan intensif mulai pukul 17.00 WIB. “Tim akan lebih intensif dalam penertiban. Mulai pukul 17.00 WIB, kami memastikan semua toko dan cafe yang bersifat menimbulkan kerumunan akan diminta ditutup,” tegas Albert. (ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas