Pengacara korban: Ketua Angdes Dibacok, Aparat Keamanan Dinilai Lalai

Padangpariaman, PADANGTODAY.com-Puluhan aksi sopir angkutan desa yang beroprasi di wilayah Padang Pariaman, sore tadi, menyayangkan sikap aparat kemanan di lokasi kejadian yang dinilai tidak peka, sehingga peristiwa pembacokan oleh seorang tokoh masyarakat terhadap ketua angkutan desa ini terjadi.

“Pada saat sebelum kejadian, pihak keamanan yang terdiri dari pihak kepolisian dan TNI ada di lokasi, namun mereka seakan membiarkan kejadian itu terjadi,” ujar kuasa hukum asosiasi angdes, Adri Suryadi, Rabu (11/3/2015).

Dilanjutkannya, pihaknya sangat menyayangkan peristiwa ini bisa terjadi, pasalnya aksi penolakan yang dilakukan oleh puluhan sopir angdes hari ini, merupakan aksi protes mereka secara damai terhadap kebijakan Pemerintah kota Pariaman yang menerapkan Peraturan Daerah No 2 tahun 2012 tentang pelarangan angdes masuk kota yang dinilai sangat merugikan mereka.

“Kita mempertanyakan sikap pihak keamanan yang seakan membiarkan kejadian ini terjadi, dan kita juga ingin mengetahui siapa di balik peristiwa ini,” tuturnya saat pergi menemui korban di IGD RSUD Pariaman.

Dikatakannya, Pihaknya masih mencari motif pelaku penusukan yang saat ini sudah di amankan oleh pihak kepolisian ini berani melakukan tindakan yang sangat berani walau di depan pihak keamanan yang saat itu berada dilokasi kejadian.

Sementara itu, salah seorang sopir angdes Irwan Laif menuturkan, kejadian naas itu bermula ketika, pelaku yang bernama Jon Mandai mendatangi puluhan sopir angdes yang saat itu melakukan mogok. Sempat terjadi cekcok mulut sebelum pelaku meninggalkan lokasi dan datang kembali dengan membawa sabit dan menghujamkannya kepada ketua angdes Rinaldi.(eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*