Pengamanan Pemilu, KPU Kabupaten Solok Berkoordinasi dengan Polisi

Kabupaten Solok, PADANG-TODAY.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok berkoordinasi dengan Polres Aro Suka soal pengamanan tahapan Pemilu 2019, Selasa (12/2/2019). Kedatangan tiga komisioner KPU, Gadis (ketua), Yusrial dan Defil (anggota) diterima  Wakil Kapolres Aro Suka, Kompol Franky dan Kabag Ops, Kompol Yuswawi.

Tahapan yang dikoordinasikan adalah tahapan sedang berjalan dan tahapan akan dilaksanakan KPU, diantaranya tahapan pengamanan penerimaan logistik dari Jakarta ke KPU Kabupaten Solok, tahapan perakitan kotak dan proses pendistribusian dari KPU Kabupaten Solok ke tiap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 14 kecamatan, Panitia Pemilihan Suara (PPS) di tingkat 74 nagari hingga ke 1.314 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ketua KPU Kabupaten Solok, Gadis mengatakan, pihaknya sangat membutuhkan pengamanan dari Polres Aro Suka.

“Meski tanpa diminta soal pengamanan sudah menjadi tanggung jawab kepolisian, namun supaya lebih akrab, perlu juga berkunjung ke Mapolres, berkoordinasi membahas soal pengaman tersebut,” katanya.

Sejak surat suara Pemilu 2019 sudah sampai di gedung Islamic Center berada di depan Kantor KPU Kabupaten Solok, sebenarnya anggota polisi sudah mulai berjaga di sana.

Mereka mengamankan 24 jam. Diharapkan dengan adanya anggota Polres di sana tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Nanti akan ada tahapan pendistribusian kotak berisi logistik pemilu yang akan dikirim ke PPK, kemudian diteruskan ke PPS lanjut ke TPS. Pendistribusian mungkin akan dimulai satu Minggu sebelum hari pencoblosan.

“Ini juga perlu pengaman dari kepolisian,” tegas Gadis.

Setelah itu, lanjutnya pengamanan selama proses pemungutan suara 17 Arpil 2019. Dilanjutkan pengamanan pengembalian kotak yang berisi surat-suara tercoblos ke PPK dan KPU.

“Dengan koordinasi ini Polres juga sudah bisa penyusun personil yang akan ditugaskan. Hingga ke daerah-daerah tersulit dan atau pelosok,”imbuh Gadis.

Kompol Franky menanggapi positif apa yang disampaikan komisioner KPU.Koordnasi yang dilakukan KPU Kabupaten Solok sudah tepat, karena kami juga butuh koordinasi intensif dengan semua penyelenggara Pilkada yang ada di wilayah kami.

“Kedepan harus sering-sering koordinasi, khususnya kaitan dengan proses pengamanan yang diperlukan KPU. Kami siap dukung penuh,” katanya.

Dalam koordinasi itu ia juga menyarankan kepada KPU lebih berhati-hati mengelola logistik pemilu tersebut. Katanya pintu gudang yang dijadikan akses cukup satu saja, untuk arus masuk-keluar barang dan petugas.

“Sementara pintu gedung lain yang dijadikan tempat penumpukan logistik itu dikunci saja. Kapan perlu diberi rantai dan digembok supaya tidak mudah dibobol oleh orang-orang yang ingin mengacaukan pemilu,”katanya.

Ia juga menyarankan seluruh dinding gedung dari kaca itu ditutup dengan kain hitam atau spanduk, hal itu benar-benar menghilangkan pikiran orang tentang barang-barang yang ada di dalam.

Wakapolres juga menyarankan KPU berhati-hati menerima logistik yang datang dengan kontainer. Sebelum diterima baiknya dihitung kembali sebelum ditandatangani surat tanda terimanya.

Untuk pengamanan pendistribusian logistik dari KPU ke PPK, PPS, dan TPS, pihaknya akan mengerahkan personil, baik dari polres mau pun personil di delapan Polsek yang ada di bawah komandonya.

“Jumlah kecamatan yang ada di bawah kawasan hukum Polres sembilan, tapi Polseknya delapan karena ada satu polsek mengamankan dua kecamatan, yakni Kecamatan Payung Sekaki dan Tigo Lurah berada di bawah pengamanan Polsek Payung Sekaki,” katanya.

Ia juga menyarankan KPU lebih aktif bersosialisasi, terutama tentang tata cara pencoblos. Membantu KPU, Polres Aro Suka akan mengadakan simulasi pemungutan suara, agar anggota polisi betul-betul paham tata cara pemungutan dan penghitungan suara dan bagaimana prosedur pengamanannya.(rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas