Penuhi Undangan Jambore, Mahasiswa Sumbar Dialog Bersama Menteri

Mahasiswa Sumbar peroleh buku daftar pahlawan usai berdialog dengan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa.

Advertisements

Jakarta, PADANG-TODAY.com-Bersama dengan 3000 mahasiswa dari sekitar 500 kampus dari 25 provinsi lainnya, Forum Mahasiswa Sumatera Barat memenuhi undangan dalam kegiatan Jambore Mahasiswa Nasional, Sabtu (4/2). Wadah silaturahmi mahasiswa nasional tersebut dimaksudkan untuk meneguhkan komitmen bersama menjaga persatuan NKRI dan Pancasila.

Dilaksanakan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta, 41 mahasiswa dari berbagai kampus di Sumatera Barat ikut berperan aktif dalam kegiatan tersebut. Para peserta sempat berdialog bersama beberapa menteri yang turut hadir sebagai pembicara. Rifella misalnya, salah satu peserta Jambore Mahasiswa Nasional asal Sumatera Barat ini berkesempatan menceritakan kondisi daerahnya pada Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa.

Dalam dialognya, Rifella menyampaikan bahwa Sumatera Barat selaku provinsi dengan banyaknya daftar nama pahlawan nasional masih membutuhkan sentuhan pemerintah. Mengingat bahwa pembangunan masyarakat dari berbagai sektor perlu ditingkatkan, Rifella berharap pemerintah memberikan perhatian lebih. Menurut Rifella, pembangunan sosial kemasyarakatan seperti pembinaan pada suku anak dalam, pemerataan dan peningkatan kesejahteraan, serta bantuan intensif untuk pembangunan desa merupakan hal yang dibutuhkan Sumatera Barat.

“Kami ingin sekembali dari sini, membawa sesuatu untuk dibawa pulang. Bu Menteri, pembangunan sosial di Sumatera Barat harus diupayakan lebih baik lagi,” harap mahasiswi yang akrab disapa Rifel ini.

Mensos Khofifah Indar Parawansa mengamini hal tersebut. Ia menambahkan tidak hanya Sumatera Barat, namun pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat desa terus digenjot oleh pemerintah secara nasional. Seperti dana desa dan program pendamping desa masih berjalan. Dengan demikian, diharapkan kebutuhan di daerah-daerah yang sebelumnya sulit diakses dapat terakomodir dengan lebih baik.

Di akhir dialog, mahasiswa Sumatera Barat diberi hadiah berupa buku daftar nama pahlawan nasional. Khofifah menekankan bahwa Sumatera Barat tercatat menjadi salah satu provinsi dengan pahlawan yang cukup banyak. Ia mengharapkan akan lahir pahlawan-pahlawan lainnya terutama dari para mahasiswa.

Selain berdialog dengan Mensos Khofifah, para peserta juga mengikuti materi yang disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, serta Menteri Pertanian, Amran Sulaiman.

Syarul Fauzi selaku koordinator Forum Mahasiswa Sumatera Barat menyampaikan keikutsertaan dalam Jambore dan Silaturahmi Nasional 2017 itu sebagai upaya dalam menjaga semangat pembangunan NKRI dan implementasi Pancasila. Fauzi menuturkan kegiatan tersebut dapat melatih jiwa kebanggaan pada negara dari para peserta. Selain itu, ia berharap rekan-rekan mahasiswa Sumatera Barat, maupun seluruh peserta dari berbagai provinsi lainnya dapat menjalin komunikasi aktif dan menjadikan forum silaturahmi tersebut wadah merumuskan solusi bagi masalah-masalah yang dihadapi oleh negara.

Jambore dan silaturahmi mahasiswa nasional 2017 tersebut ditutup pada Senin (6/2) pagi. Perjalanan dilanjutkan dengan melakukan kunjungan ke beberapa provinsi untuk melakukan studi tentang pembangunan dan kondisi masyarakat.(rel/Novaldi Herman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*