Perampokan Dengan Mengarahkan Langsung Alat Setrum Ke Tubuh Korbannya

Ilustrasi Perampokan

Ilustrasi Perampokan

Advertisements

PADANGTODAY.COM– Perampokan yang dialami Nur Lelily (32) di rumahnya jalan Werkudara, No 513 Legian Kuta, Bali masih menyisakan taruma mendalam. Kendati tidak diperkosa namun Leily masih shock atas kejadian tersebut.

Bagaimana tidak, peristiwa itu masih terus membayanginya. Secara tiba-tiba dua orang laki-laki mendekapnya dengan bantal. Nyaris saja ia kehabisan napas, tetapi tendangan kaki kanannya yang mengenai kemaluan salah seorang dari pelaku membuat ia bertahan.

Tidak sampai disitu, pelaku satunya langsung mengarahkan alat setrum ke tubuh Leily hingga lemas. Dalam keadaan setengah sadar, salah satu pelaku sempat menggerayangi dirinya. Namun kedua pelaku ini lebih memilih untuk menggasak sejumlah perhiasan miliknya.

Ada 14 buah cincin emas, 8 kalung emas kalung, 4 gelang, 15 anting, 20 liontin, 2 buah jam tangan merek DKNY, macbook merek apple 14 inch, 1 buah HP samsung, 1 HP HTC one, HP samsung S5, samsung core 2, 220 Uero, dan uang Rp 2 juta. Berhasil dibawa kabur oleh pelaku.

“Total barang yang dicuri oleh pelaku sekitar Rp 80 juta,” terang Wakapolresta Kota Denpasar, AKBP Nyoman Artana, Senin (2/2) di Mapolresta Denpasar, Bali.

Artana menjelaskan, kedua tersangka yaitu Andri Purwanto asal Cimahi Jawa Barat dan Cecep Juarnasa alias Samlen asal Bogor Jawa Barat, berhasil dibekuk di tempat pelaku menjual barang curiannya.

“Pelaku ternyata memang punya keahlian soal kelistrikan. Bahkan alat listrik yang digunakan, racikan atau buatan sendiri,” ungkapnya.

Untuk saat ini masih dilakukan pendalaman terhadap pelaku. Dimungkinkan pelaku tidak hanya sekali melakukan aksinya.

“Memastikan kedua tersangka dijerat pasal 365 (2) KUHP dengan hukuman 5 tahun penjara,” tegasnya.
(hhw/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*