Perang Narkoba, Wabup H Asyirwan Yunus Ingatkan Dunia Pendidikan

Wabup H Asyirwan Yunus sosialisasi Narkoba di Situjuah Batur.

Wabup H Asyirwan Yunus sosialisasi Narkoba di Situjuah Batur.

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANGTODAY.com-Wakil Bupati Limapuluh Kota H Asyirwan Yunus keluarkan statement keras tentang perang melawan narkoba. Katanya, Limapuluh Kota bukan lagi sebagai tempat transit perdagangan narkoba, tapi kini sudah menjadi pasar bagi pengedar barang haram dan terlarang itu.

Narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat penyebarannya. Untuk itu, pemerintah dan dunia pendidikan perlu memberikan pendidikan akan bahaya narkoba bagi anak-anak di Limapuluh Kota, khususnya siswa.

Wakil Bupati Limapuluh Kota Drs H Asyirwan Yunus MSi yang juga Ketua Badan Narkotika (BNK) pada kegiatan Sosialisasi Narkoba di Pusat Kegiatan Guru (PKG) Situjuah Batur untuk 3 Kecamatan, Selasa (17/3), menyampaikan hal tersebut. Untuk Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Lareh Sago Halaban dan Luak terdiri dari 80 SD yang melibatkan guru-guru, Pengawas Sekolah dan UPT Dinas Pendidikan setempat, Wabup mengingatkan hal ini secara gamblang.

Pun, upaya pencegahan di kalangan pelajar, sudah harus menjadi tanggung jawab kita bersama. Semua pihak termasuk orang tua, guru, dan masyarakat harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak dan generasi muda.

Pendampingan dari orang tua siswa itu sendiri dengan memberikan perhatian dan kasih sayang. Pihak sekolah harus melakukan pengawasan yang ketat terhadap gerak-gerik anak didiknya, karena biasanya penyebaran (transaksi) narkoba sering terjadi di sekitar lingkungan sekolah, lanjut Asyirwan Yunus.

“Oleh sebab itu, mulai saat ini, kita selaku pendidik, pengajar, dan sebagai orang tua, harus sigap dan waspada, akan bahaya narkoba yang sewaktu-waktu dapat menjerat anak-anak kita sendiri.
Berbagai upaya tersebut di atas, mari kita jaga dan awasi anak didik kita, dari bahaya narkoba tersebut, sehingga harapan kita untuk menelurkan generasi yang cerdas dan tangguh di masa yang akan datang dapat terealisasikan dengan baik,” harap Asyirwan Yunus.

Perwakilan UPT Dinas Pendidikan Ofti Daruan SPd melaporkan dari 80 SD di 3 kecamatan 34 SD dari Kecamatan Lareh Sago Halaban, 22 SD dari Kecamatan Luak dan 24 SD dari Kecamatan Situjuah Limo Nagari.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*