Perda No.13/2010, Satpol PP Berikan Sosialisai Pada Pelajar

Satpol-PP Gelar Sosialisasi Perda No.13/2010

 

Padang-today.com___Satpol-PP Kota Pariaman, Sumbar menggelar sosialisasi tentang Penyakit Masyarakat yang tertuang pada Perda No.13 tahun 2010 kepada pelajar se Kota Pariaman, kemarin Senin 06/08/2018 di Pariaman.

Pelatihan yang diikuti oleh Satuan Polisi Pamong Praja Pelajar (Satpoljar) yang pertama di Sumbar itu bertujuan untuk meminimalkan kenakalan remaja di Kota Pariaman yang hingga kini banyaknya kalangan remaja menyalahgunakan obat-obat terlarang.

“Digerlarnya acara tersebut guna menekan kenakalan yang ada di Kota Pariaman. Apa lagi belkangan ini Kota Pariaman tergolong rawan dengan pengunaan obat obat terlarang,” kata Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman, Handrizal Fitri pada saat menjawab pertanyaan wartawan pada acara tersebut.

Menurutnya, maraknya penggunaan obat terlarang narkotika di Kota Pariaman, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pariaman selaku penegak peraturan daerah (Perda) perlu memberikan sosialisasi pengetahuan bahaya narkoba serta kenakalan remaja untuk pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Pariaman.

Selain itu, kata dia, terkait Peraturan Daerah (Perda) No.13 tahun 2010 tentang penyakit masyarakat yang salah satu pasalnya berbunyi “Pelajar dilarang berkeliaran di jam pelajaran, dua item inilah yang kita rasa sangat penting sebagaimana kondisi terkini ditengah-tengah masyarakat”

Ia berharap, nantinya semua peserta bisa sebagai perpanjangan tangan menyampaikan pesan sosialisasi ini pada teman-temannya di sekolah.

Sementara itu, Kepolisian Resor Pariaman, AKBP Andry Kurniawan menyampaikan penekanan materi terhadap kenakalan remaja, narkoba dan balap liar dikarenakan daerah kita rawan akan hal tersebut.

Ia mengatakan, sasarannya untuk generasi muda yang akan meneruskan kepemimpinan bangsa menjadi generasi yang unggul, tangguh dan jauh dari pengaruh narkoba.

“Meskipun hingga saat ini belum ada status pelajar yang terlibat penyalahgunaan narkotika di Pariaman, namun sosialisasi ini penting agar jangan sampai tergoda dengan barang haram itu,” ujarnya. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas