Perdalam Kemampuan, Dinsosnaker Payakumbuh Kirim 16 Pemuda Terampil ke Bekasi

Walikota Riza Falepi meletakkan batu pertama, tanda dimulainya pembangunan SMKN 4 Payakumbuh, di Kecamatan Latina, Sabtu.

Walikota Riza Falepi meletakkan batu pertama, tanda dimulainya pembangunan SMKN 4 Payakumbuh, di Kecamatan Latina, Sabtu.

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Demi memperdalam kemampuan, sebanyak 16 pemuda atau tenaga terlatih dalam bidang elektronika (HP) akan dikirim Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Payakumbuh, magang di sejumlah perusahaan swasta nasional di Bekasi, akhir lebaran nanti. Sebelumnya, tercatat 5 pemuda Payakumbuh, diterima bekerja di PT Padma Soode Indonesia, setelah menjalani magang pada perusahaan itu tahun 2015 lalu.

Kabid Tenaga Kerja Dinsosnaker Payakumbuh, Yuswaldi, SH didampingi Kasi Pelatihan, Rindayanti, SE, menginformasikan, ke-16 pemuda terlatih itu pada Mei lalu sudah menjalani pendidikan dan  pelatihan memperbaiki HP selama 30 hari, bekerjasama dengan Multy Plassh Payakumbuh. Hal itu disampaikan Yuswaldi Minggu (12/6) kemarin.

Sebagai sarana memperdalam kemampuan tersebut, Dinsosnaker yang sudah menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan swasta nasional di Bekasi, kembali mengirim 16 pemuda untuk magang sambil meningkatkan kemampuan yang bersangkutan.

“Jika kemampuan SDM mereka cukup baik, perusahaan akan langsung menerima pemuda itu bekerja di perusahaan tersebut. Tahun lalu, dari 10 yang dikirim, lima diterima bekerja di tempat mereka magang,” ungkap Yuswaldi.

Sepanjang 2016, selain membuka pendidikan dan pelatihan elektronika (HP), Dinsosnaker juga membuka diklat menjahit dan las dengan jumlah peserta 16 orang untuk setiap jurusan. Peserta yang direkrut, mereka yang punya kemauan keras untuk memperbaiki diri dan punya visi membuka usaha sendiri.

“Kita akan tolak calon peserta yang dikirim lurah, yang bukan berjiwa petarung,” ucapnya.

Dikatakannya, diklat menjahit yang tengah dilakukan Dinsosnaker berlangsung di Ida Teratai di kawasan Bonai, Kelurahan Tanjung Gadang, Payakumbuh Barat. Sedangkan, ketrampilan las, dilakukan di BLK Payakumbuh di Kelurahan Seberang Betung, Payakumbuh Barat. Tenaga pengajarnya, selain dilakukan pemilik usaha, juga didatangkan dari LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) dan BLK Payakumbuh sendiri. Lulusan pelatihan, dijamin sudah punya kemapuan dasar pada jurusannya. Mereka siap menjadi tenaga yang siap pakai.

Selain dari latihan las, peserta pelatihan HP dan menjahit, secara berkelompok, dibantu dengan peralatan membuka bengkel. Makanya, ada 4 set peralatan bengkel dan 4 mesin jahit yang diserahkan kepada peserta yang sudah membentuk empat kelompok, guna membuka usaha.

“Jika mereka benar-benar menjadi petarung sejati, dengan bantuan peralatan sudah mampu membuka usaha,” simpul Yuswaldi dan Rindayati.(rel/Dodi Syah Putra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas