Peringatan Koto Tuo Lautan Api, Ikut Andil PDRI, Alis: Rentang Sejarah Panjang

Bupati Alis Marajo dan Peringatan Koto Tuo Lautan Api

Bupati Alis Marajo dan Peringatan Koto Tuo Lautan Api (1)

Bupati Alis Marajo dan Peringatan Koto Tuo Lautan Api

Bupati Alis Marajo dan Peringatan Koto Tuo Lautan Api

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Kala itu, 102 Rumah Bagonjong (Rumah Adat Minangkabau) hancur dalam sehari. Hangus terbakar oleh serangan tentara Belanda. Peristiwa penyerangan Belanda terhadap Koto Tuo di 10 Juni 1949. Sejarah membuktikan nilai-nilai juang Koto Tuo Lautan Api membuktikan tidak ada revolusi yang sempurna dan berjalan mulus. Jorong Koto Tuo, Nagari Koto Tuo, Kecamatan Harau disambangi Bupati Alis Marajo guna memperingati Koto Tuo Lautan Api.

”Mereka yang setia pada Proklamasi RI dengan disertai nilai juang pada akhirnya berhasil menjaga keutuhan NKRI,” kata Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo pada Peringatan Koto Tuo Lautan Api, Rabu (10/6) di Lapangan MDA Istighfar Koto Tuo Kecamatan Harau.

Peristiwa Koto Tuo Lautan Api tersebut merupakan bukti nyata masyarakat Limapuluh Kota, khususnya masyarakat Koto Tuo ikut ambil andil dalam mempertahankan NKRI pada masa agresi Belanda II, seiring dengan berdirinya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Bupati Alis Marajo berpesan, tulislah rangkaian sejarah Koto Tuo Lautan Api dengan menghimpun data dari pelaku sejarah yang masih hidup dan lainnya. Koto Tuo mempunyai rentang sejarah yang panjang dalam rangkaian perjuangan Pemerintah Darurat Indonesia (PDRI),” ungkap Alis Marajo.

Perjuangan belumlah selesai, semangat perjuangan para pahlawan dalam mempersatukan bangsa ini harus tetap dipelihara dan dipertahankan. Sebagai generasi muda hendaknya mempertahankan kebersamaan, demi keutuhan bangsa menjadi momentum bagi masyarakat untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan para pahlawan bangsa.

Peraturan Bupati Lima Puluh Kota Nomor 34 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyelenggaraan Peringatan Hari Bela Negara dan rangkaian peristiwa. Wali Nagari Koto Tuo Abdi Nur mengatakan, dengan semangat perjuangan Koto Tuo Lautan Api kita manifestasikan ke dalam kebersamaan membangun.

”Memperingati peristiwa Koto Tuo Lautan Api seakan meneruskan nilai-nilai juang yang diwariskan oleh para pejuang rela berkorban untuk bangsa dan negara,” ucap Abdi Nur.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*