Peristiwa Kebakaran Yang Menghanguskan Rumah Permanen, Sempat Menghebohkan Masyarakat Setempat

 

Padangpariaman, PADANGTODAY.com-Masih ingatkah rumah permanen milik Nurjani (80) warga Padang Karambia, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padangpariaman yang angus dilalap sijago merah (6/5) beberapa waktu lalu. Peristiwa kebakaran tersebut sempat menghebohkan masyarakat setempat, kenapa tidak, warga yang lagi asik-asiknya bercengkrama dengan keluarga, tiba-tiba dikejutkan dengan mengepulnya asap hitam diudara.

Ketika asap hitam membumbung ke udara ditandai dengan jilatan api bagian dapur rumah, warga secara bersama-sama bahu membahu memadamkan kobaran api, namun kecepatan warga memadamkan dengan jilatan api kalah cepat.Diketahui, Api mulai berkobar sekitar pukul 21.400 WIB dan dapat di padamkan sekitar pukul 23.00 WIB. Setengah jam berselang, api dapat dipadamkan, namun separuh rumah nurjani telah jadi abu, sungguhpun bagian belakang rumah hingga bagian tengah, sudah dilalap api. Sebut saja Zurik (46) mengatakan, sekitar pukul 21.40 WIB asap hitam mengepul ke udara dan diwarnai dengan jilatan api bagian dapur rumah Nurjani, sehingga masyarakat disekitar itu gempar , warga secara bersama sama bahu membahu berupaya untuk memadamkan kobaran api, namun kecepatan warga memadamkan dengan api kalah cepat, jelasnya.

“Kebakaran rumah nenek Nurjani, telah mengemparkan masyarakat sekitar, pada malam tersebut, disaat asap hitam membumbung ke udara ditandai dengan jilatan api bagian dapur rumahnya, “ungkap Zurik.

Ia menambahkan, Ditengah pergulatan warga secara bersama-sama itu, datanglah mobil unit pemadam kebakaran dan petugas BPBD Kabupaten Padangpariaman dan mereka langsung beraksi memadamkan api yang tengah berkobar melalap rumah tersebut, ungkapnya.

Kemudian, Setengah jam berselang, api dapat dipadamkan, namun separuh rumah nurjani telah jadi abu, sungguhpun bagian belakang rumah hingga bagian tengah, sudah dilalap api, tandasnya.
Kepala BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Amiruddin, menjawab www.padangtoday.com terkait peristiwa kebakaran menjelaskan, asal api diduga dari tungku tepat memasak. Kerugian ditaksir sekitar Rp15 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, ungkapnya.

Dijelaskan, selama Januari hingga bulan Mai 7 Mai 2015 ini, lebih kurang sudah 50 kali terjadi kebakaran di Kabupaten Padang pariaman, dengan kerugian materil miliaran rupiah. Untuk itu Kepala BPBD tersebut menghingbau warga untuk tetap waspada dan hati-hati terhadap bahaya yang bisa menimbulkan kebakaran, tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja Padangpariaman, Gusnawati berkaitan dengan kasus kebakaran yang terjadi Rabu malam tersebut mengatakan, pemerintah akan membantu korban terkena musibah. Untuk itu Kepala BPBD tersebut menghingbau warga untuk tetap waspada dan hati-hati terhadap bahaya yang bisa menimbulkan kebakaran, jelasnya.

Ia menambahkan, berkaitan dengan kasus kebakaran yang terjadi Rabu malam tersebut, pemerintah akan membantu korban terkena musibah tersebut. Bantuan itu ada yang dari APBD dan ada juga dari APBN atau melalui provinsi. Yang jelas kita tidak akan biarkan warga yang terkena musisbah itu larud dalam kesedihan, tukuknya.

Segera kita bantu, dan bantuan itu bisa saja melalui kunjungan pejabat daerah ini ke lokasi peristiwa, seperti Bupati misalnya, kata kepala dinas Sosial Tenaga Kerja yang akrab di panggil buk Gus tersebut.(eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas