Persediaan Gas 3 Kilogram dan 15 Kilogram di Payakumbuh Cukup Menghadapi Lebaran

Pemko menurunkan Tim Pembinaan, Monitoring, Evaluasi Usaha Pertambangan dan Energi ke semua agen dan pangkalan gas Elpiji pada lima kecamatan di kota Payakumbuh.

Pemko menurunkan Tim Pembinaan, Monitoring, Evaluasi Usaha Pertambangan dan Energi ke semua agen dan pangkalan gas Elpiji pada lima kecamatan di kota Payakumbuh.

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Hingga dan pasca lebaran mendatang, persediaan gas Elpiji di Kota Payakumbuh terbilang cukup dan aman.

Hal tersebut disampaikan Asisten II Sekretaris Daerah Kota (Setdako) Payakumbuh H Amriul didampingi Kepala Bagian Perekonomian Julpiter, Senin (20/6).

Disampaikan Asisten II Setdako Payakumbuh, warga tak perlu cemas dengan kebutuhan gas Elpiji. Sebab tambahnya, semua tersedia di seluruh pangkalan dan agen yang ditunjuk. Baik ketersediaan gas Eliji 3 kilogram atau gas Elpiji berat 15 kilogram.

Pemko Payakumbuh sudah menurunkan Tim Pembinaan, Monitoring, Evaluasi Usaha Pertambangan dan Energi ke semua agen dan pangkalan gas Elpiji pada lima kecamatan di kota ini. Pembentukan tim tersebut dalam rangka persiapan menghadapi Lebaran 1437 Hijriah mendatang.

Semua agen dan pemilik pangkalan gas Elpiji di Payakumbuh, disampaikan Amriul, sudah dikunjungi petugas dan diberikan pembinaan selama dua hari, Rabu dan Kamis (15-16/6). Para pemilik izin agen dan pangkalan yang diberi pembinaan tersebut, tambahnya, berjanji akan memenuhi semua ketentuan yang berlaku dalam operasional penjualan gas Elpiji. Semuanya berkomitmen untuk menjual gas Elpiji 3 kilogram sesuai harga eceran tertinggi (HET), yaitu 17.000 rupiah per tabung.

Di Payakumbuh, jelas Amriul, tercatat 4 agen gas Elpiji dan 77  pangkalan. Kesemuanya tersebar pada lima kecamatan di kota ini. Dari 77  pangkalan yang dikunjungi, ditemukan, seorang pemilik yang tak punya gudang gas Elpiji. Terhadap yang bersangkutan, disampaikan oleh Julpiter, akan diberikan sanksi tegas dan diperintahkan untuk menyediakan gudang.

“Jika dalam minggu ini,  yang bersangkutan tak dapat memperlihatkan gudangnya, maka izin pangkalan tersebut akan direkomendasikan untuk dicabut. Kita tak akan mentolerir pemilik pangkalan gas Elpiji yang nakal ini. Buat apa izin dikantongi, jika tak menyediakan gas di gudang,” tegas Julpiter yang ikut turun memonitor ke lapangan.

Menurut Julpiter lagi, harga jual gas Elpiji tabung 3 kilogram tetap sesuai HET. Kecuali, konsumen membelinya di warung-warung terdekat di tempat domisilinya, harganya tentu di atas HET. Tapi, tambahnya, para pemilik izin agen dan pangkalan dilarang keras menjual gas Elpiji 3 kilogram di atas HET. Warga diminta untuk melaporkan kondisi tersebut ke nomor telepon selular Kabag Perekonomian Setdako Payakumbuh, yakni 0812 669 1367.

“Kita siap menerima laporan atau pengaduan warga itu,” tutup Julpiter menegaskan.(rel/Dodi Syah Putra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas