Personil Polres Padangpanjang Terpiih Dalam Misi Perdamaian PBB di Sudan

Pasukan Garuda 7 ke Sudan perwakilan Polres Kota Padang Panjang.

Pasukan Garuda 7 ke Sudan perwakilan Polres Kota Padang Panjang.

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Terpilihnya Brigadir Kepala (Bripka)Wadriadi,Polres Padangpanjang bisa berbangga diri dengan bergabungnya dua personil kepolisian di Ranahminang ini turut tergabung dalam satu pasukan gabungan dalam misi perdamaian PBB di Sudan. dan satu lainnya salah seorang Perwira di Polres Payakumbuh.

Bripka yang menghabiskan waktunya di kepolisian sejak 14 tahun silam, terpilih menjadi salah seorang personil Pasukan Garuda 7 bersama 140 anggota Polri se-Indonesia setelah menyisihkan 1.700 yang mengikuti berbagai tahapan seleksi di Mabes Polri.

Kapolres Padangpanjang, AKBP Djoni Hendra menyebut ketergabungan Bripka Wadriadi dalam pasukan Garuda 7 tersebut secara langsung telah memberikan kebanggaan bagi jajaran Polres di kota berjuluk Serambi Mekkah itu. Kebanggan itu juga menjadi alas an bagi seluruh personil, turut melepas keberangkatan Bripka Wadriadi secara resmi di halama Mapolres menuju Polda Sumbar sebelum menuju Mabes Polri di Jakarta.

“Terpilihnya Bripka Wadriadi masuk Pasukan Garuda 7, merupakan kebanggaan bersama dan sebagai motivasi bagi personil lainnya untuk berkiprah. Bripka Wadriadi terpilih setelah melewati serangkaian seleksi yang dilakukan langsung oleh tim dari PBB. Yang bersangkutan akan bertugas selama 1 tahun ke depan di Sudan dalam pengamanan pengungsi akibat konflik,” tutur Djoni Hendra usai melakukan seremoni pembaretan, Senin (17/11) kemarin.

Bripka Wadriadi saat usai mengikuti upacara resmi pembaretan oleh Kapolres, tampak terharu. Wadriadi mengaku sangat bangga bisa menjadi bagian dari pasukan Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) dalam misi perdamaian di Sudan. Meski keberangkatannya ke Sudan bukan tugas yang ringan, namun berkat dorongan pimpinan dan rekan di Polres serta seluruh keluarga telah membangun kesiapannya dalam menjaga marwah Kepolisian RI di mata internasional.

Sebelum mencapai titik ditetapkannya sebagai salah seorang personil Pasukan Garuda 7, ayah 3 anak ini menyebut lebih dulu mengikuti rangkaian seleksi selama 3 bulan bersama 1.800 personil Polri dari seluruh Indonesia. Meski belum dipastikan berangkat setelah masuk tim 151 personil tersisa, pria kelahiran 1977 itu menyebut salut kepada instrinya Widiyawati yang terus memberikan support.

“Ini pengalaman pertama kalinya bagi saya berkiprah selama bertugas sebagai personil Polisi sejak tahun 1999. Keberhasilan ini selain berkat usaha keras saya, namun tidak terlepas dari dukungan penuh Bapak Kapolres AKBP Djoni Hendra yang banyak memberikan arahan serta doa tak henti-hentinya dari istri. Meski tahu harus ditinggal bertugas selama 1 tahun ke daerah konflik, namun istri saya dengan tegar terus mendorong untuk menyelesaikan rangkaian seleksi hingga berhasil seperti ini,” pungkas Wadriadi.

Selain keberangkatan Bripka Wadriadi sebagai pasukan Garuda 7 ke Sudan, Kapolres AKBP Djoni Hendra juga menungkapkan kebanggaan lainnya. Yakni sepanjang sejarah Polres Padangpanjang yang akan memasuki usia 10 tahun itu, sebanyak 7 personil juga berhasil lulus seleksi mengikuti Sekolah Alih Golongan (SAG). “Dua perisitiwa besar ini, sebagai kado yang membanggakan bagi Polres menyongsong perayaan 10 Tahun berdiri pada Januari 2005 silam,” ungkap Djoni lagi. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas