Pertahankan WTP 7 Kali, Bupati Ingatkan Untuk Tetap Kelola Keuangan Dengan Baik Dan Transparan

Fhoto : Bupati Irdinansyah didampingi Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra saat menerima SK Opini WTP ke 7 kalinya dari BPK RI, jumat (25/05/18).(ddy)

TANAH DATAR, www.padang-today.com,- Ramadhan 1439 H ini menjadi bulan yang penuh rahmat terindah bagi Kabupaten Tanah Datar.

Prestasi sekaligus prestise terbaik berhasil diraih dan dipertahankan untuk ketujuh kalinya.

“Itulah dia opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas pengelolaan keuangan dan aset daerah,” ujar Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi didampingi Ketua DPRD Anton Yondra, Jumat (25/05/18) usai menerima SK BPK RI tentang Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Tanah Datar Tahun 2017, di Padang.

Irdinansyah menegaskan, fakta ini membuktikan jika Pemkab Tanah Datar berkomitmen tinggi dalam mengelola keuangan dan aset daerah secara baik dan benar.

Bupati yang menerima SK BPK RI langsung dari Kepala Perwakilan BPK RI Sumatera Barat Pemut Arya Wibowo, juga mengingatkan kepada seluruh OPD agar tetap mengelola keuangan secara baik, benar dan transparan.

“Opini WTP yang diperoleh Kabupaten Tanah Datar kali ini, merupakan WTP yang ketujuh kalinya, sebelumnya kita juga mendapatkan sejak tahun 2009, 2012, 2013, 2014, 2015, 2016, dan 2017. Sukses ini adalah sukses kita bersama, secara khusus kami menyampaikan terima kasih kepada BPK beserta segenap jajaran pemeriksa keuangan daerah, karena telah melakukan pembinaan dengan baik terhadap jajaran pengelola keuangan daerah, dan memeriksa dengan amat jelimet terhadap LKPD Tanah Datar Tahun 2017 yang telah disampaikan sebulan sebelumnya,” sebut Irdinansyah.

 

Irdinansyah mengatakan, dengan kembali diperolehnya opini WTP dari BPK itu, pihaknya berharap, hal demikian dapat menjadi motivasi bagi segenap jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja, dan secara konsisten akan berupaya menerapkan pengadministrasian berbasis elektronik, mencakup e-planning, e-budgetting, e-monev, e-procurement, dan lain-lain.

Sementara itu, Ketua DPRD Anton Yondra juga mengucapkan perolehan opini WTP yang ketujuh kalinya dengan enam kali di antaranya didapat secara berturut-turut setiap tahun itu, jadi pertanda jika jajaran Pemkab Tanah Datar terus bekerja keras untuk menjalankan roda pemerintahan dengan baik, benar, dan bersih.

“Kami atas nama pihak legislatif mengucapkan terima kasih dan akan terus mendorong pemerintah daerah meningkatkan kinerja di semua aspek. Opini WTP yang diperoleh kali ini menjadi referensi penting bagi legislatif untuk tetap saling mendukung dan akan semakin terbantu dalam menunaikan tugas-tugas pokoknya, terutama di bidang penganggaran dan pengawasan,” sebut Anton.

Menurut Anton, jajaran legislatif akan terus berupaya mendorong pengelolaan aset dan keuangan daerah dengan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Kepala Perwakilan BPK RI Sumatera Barat Pemut Arya Wibowo, memuji opini WTP yang berhasil diperoleh Pemkab Tanah Datar atas LHP Keuangan Daerah Tahun 2017 itu.

Katanya, untuk level Sumbar, Tanah Datar menjadi daerah terbaik pertama dan terbanyak dalam hal memperoleh Opini WTP dari BPK, yakni dimulai dari tahun 2009, dan secara berturut-turut diperoleh sejak tahun 2012.

 

“Opini yang diberikan BPK terhadap LKPD merupakan pernyataan profesional. Sejatinya, seluruh pemerintah daerah memperoleh opini WTP, karena opini itu merupakan standar yang harus dicapai jajaran pemerintahan dalam mengelola keuangan dan aset negara,” kata Pemut.

Diakuinya, Tanah Datar merupakan daerah yang memiliki komitmen terbaik dalam mengelola keuangan dan aset daerah di Provinsi Sumatera Barat, apalagi dalam dua tahun belakangan, pengelolaan keuangan sudah berbasis aktual dengan tujuh kelompok laporan yang diperiksa, meliputi Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Neraca, Laporan Arus Kas, dan Catatan Atas Laporan Keuangan.

Pada kesempatan itu hadir Inspektur Altri Suandi, Kepala Badan Keuangan Daerah Hendri, Kabag Humas dan Protokol Syahril, dan sejumah pejabat terkait lainnya.(ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas