Pertanian Masih Jadi Sektor Unggulan Masyarakat Padangpariaman

FB_IMG_1427596612227PADANGPARIAMAN, PADANGTODAY.COM-Pasca gempa tahun 2009 sektor pertanian masih menjadi primadona bagi kalangan masyarakat petani di Kabupaten Padangpariaman dalam meningkat perekonomiannya. Berdasarkan hal demikian Pemkab Padangpariaman dibawah kepemipinan H Ali Mukhni hingga kini terus mempersiapkan sarana para sarana untuk kemajuan sektor pertanian.

Tak heran, hingga kini Kabupaten Padangpariaman selalu surplus beras taip tahun. Apalagi semenjak H Ali Mukhni menjadi Bupati Padangpariaman sangat tinggi komitmennya memajukan daerahnya dalam segala bidang pembangunan. Pasalnya, visi dan misi H Ali Mukhni mennjadikan Padangpariaman unggul dalam segala bidang pembangunan.

Kemudian lagi dengan program Presiden RI sekarang untuk menjadi bangsa Indonesia sebagai daerah penghasil beras terbanyak, makanya Pemkab Padangpariaman semakin itensig memajukan sektor pertanian. Apalagi sekarang ada lahan persawahan percontohan yang dilakukan oleh Kodim 0308 Pariaman. Hingga kini program itu berjalan dengan baik.

Setiap kecamatan dalam Kabupaten Padangpariaman menjadi perhatian serius kepada masyarakat petani sawah agar program menjadikan daerah terus surplus beras terus meningkat dari tahhun ke tahun. Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah irigasi air untuk air sawah masyarakat. Sebab, sawah sangat membutuhkan air yang cukup agar hasil panem memuaskan para petani di daerah ini.

Salah satu, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padangpariaman menjadi perhatian serius oleh H Ali Mukhni dalam persoalan irigasi. “Kawasan Kecamatan Patamuan memang patut diperhatikan khususnya terkait ketersediaan saluran pengairan permanen. Sebab, di kecamatan ini, khususnya di Nagari Sungai Durian terdapat aliran sungai yang punya kontribusi bagi terjadinya sejumlah bencana,” kata H Ali Mukhni dan Kabag Humas Pemkab Padangpariaman Hendra Aswara.

Katanya, pasca gempa tahun 2009 hampir seluruh sektor ekonomi masyarakat porak poranda, karena terjangan musibah tersebut. Namun, karena dukungan semua pihak sektor perekonomian masyarakat setahap setahap kembali bangkit. Bahkan sekarang Padangpariaman telah keluar sebagai daerah tertinggal.

“Meski begitu kita kedepan sangat butuh dukungan semua pihak. Sehingga program daerah yang berjalan dan lagi akan dilaksanakan berjalan dengan baik ke depan. Kita melaksanakan semua program tersebut untuk kemajuan Padangpariaman bersama masyarakat,” ujarnya.

Dalam penunjang program daerah ini, Pemkab Padangpariaman melakukan kerja sama dengan Pemerintah Propinsi Sumbar dan pusat. Sampai saat ini telah berjalan dengan baik dan terujut berbagai jenis pembangunan untuk kemajuan Padangpariaman unggul dalam segala bidang pembangunan, baik fisik  maupun non fisik.

“Saya berharap kepada Gubernur Sumbar untuk terus membangun daerahnya. Sekarang telah dibantu pembangunan saluran pembangunan pengairan sepanjang 3 kilometer di Kecamatan Patamuan. Disamping itu juga ada rehabilitasi bendungan di Kecamatan Patamuan. Sehingga ke depan tidak ada masyarakat petani kesulitan air untuk lahan persawahannya,” ujarnya

Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada setiap kesempatan di Padangpariaman selalu memuji semangat H Ali Mukhni dalam memperjuangkan anggaran untuk pelaksanaan pembangunan di Padangpariaman, baik yang bersumber dari APBN maupun APBD Sumbar.

“Beliau ini kecil-kecil cabe rawit. Lincah. Begitulah pak Ali Mukhni,” ujarnya.

Kemudian Gubernur juga menyinggung semangat Ali Mukhni yang patut dicontoh. Ia mengakui bisa meyakinkan pemerintah propinsi untuk mengucurkan dana di dinas DPSA untuk masyarakat Padangpariaman.

“Bayangkan dari 60 proyek PSDA di Sumbar, 31 di Padangpariaman. Ini luar biasa. Kalau bupati konsisten seperti saat ini, saya berjanji pemprov akan terus mendukung. Mintak satu kami kasih lima,” katanya.

Satu lagi kelebihan Ali Mukhni kata Irwan adalah kenyataan bahwa dari sekian banyak proyek di Padangpariaman, tak satupun yang bermasalah dengan pembebasan lahan. Sebab rata-rata di Sumbar, khususnya terkait pembangunan irigasi selalu bermasalah tanahnya. Tapi di Padangpariaman tidak terjadi, karena peranan H Ali Mukhni.

Dari yang ia dengar sendiri, Irwan mengaku kerap mendapatkan informasi bahwa Ali Mukhni sangat pandai menyelesaikan urusan tanah. “Sejumlah bupati dan walikota di Sumbar ini sudah pernah saya panggil gara-gara pembebasan lahan untuk proyek bermasalah. Kecuali pak Ali Mukhni saja yang tidak saya panggil urusan ini,” katanya.

Normalisasi dan penguatan tebing Sungai Sariak adalah proyek yang dijanjikan gubernur akan dianggarkan tahun ini.

“Saya merasa terharu menerima apresiasi dari masyarakat Padangpariaman. Baru kali ini kerja keras kami mendapatkan piagam penghargaan. Insya allah, piagam ini akan saya pajang di Gubenuran,” ujarnya usai menerima penghargaan dari masyarakat Padangpariaman berupa piagam yang diserahkan oleh Wali Nagari Sungai Durian Nusirwan Nazar dan Wali Nagari Lareh Nan Panjang Akhiruddin. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*