Peserta Didik Terdorong Untuk Aktif

anakdidikanakdidik
Mataram, PADANGTODAY.com- Hamid, Oman, Diman, Rifki, dan Daren terlihat sangat antuasias mengisi kuesioner di stan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) pada pameran pendidikan dalam rangka Olimpiade Sains Nasional di lapangan Sangkarean, Mataram NTB (06/09/2014).

Advertisements

Para peserta didik kelas 5 dari SDN 13 Mataram tersebut tidak henti-hentinya bertanya mengenai maksud dari isi kuesioner tersebut kepada petugas pameran karena merasa tidak mengerti pertanyaannya. “Bu, apa itu Pustekkom?”, “Bu, saya tidak tahu TV Edukasi, jadi saya jawab saja ‘tidak tahu”, “Pak, apa itu Rumah Belajar”, “Bu, apa saya dapat hadiah kalau selesai isi kertas ini?”, dan beragam pertanyaan kritis lainnya.

Antusiasme tersebut kemudian menggelitik petugas untuk mengulik lebih dalam penalaran mereka terhadap mata pelajaran di sekolah. Salah seorang siswa yang terlihat paling aktif kemudian mengeluarkan buku teks pelajarannya dari dalam tas. Dengan dipandu petugas pameran, Hamid dan teman-temannya langsung berebut menjelaskan tentang kegunaan air dalam kehidupan, sebagaimana pertanyaan pada bab awal buku teks betema “Peristiwa dalam Kehidupan”.

“Untuk mencuci, Bu”, “Untuk minum”, “Memasak sayur”, “Air ada di sungai, Bu”, “Air hujan”, “Bu, kalau saya air untuk main siram-siraman sama teman” diikuti gelak tawa teman-temannya. Tidak terlihat satupun yang sungkan menjawab. Bahkan tercermin penalaran yang baik dan keaktifan khas anak-anak dalam menjawab pertanyaan, penuh keceriaan.

Hamid juga berceloteh kalau di kelasnya selalu belajar kelompok. “Enak, banyak teman ngobrol,” jawabnya polos dan mata berbinar. Mungkin yang dimaksud adalah teman berdiskusi.

Instruktur Nasional, Sahlanudin, dari SDN 1 Ampenan menilai keaktifan peserta didik juga dikarenakan buku teks yang bergambar dan berwarna, khususnya buku tingkat sekolah dasar. Adapun kendala bagi pendidik adalah adaptasi implementasi Kurikulum 2013. “Tetapi kendala ini akan berkurang seiring waktu guru terbiasa dengan metode dan proses pembelajaran yang diamanatkan dalam Kurikulum 2013,” katanya.(ar/dil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*