Peserta Pelatihan Line Dance Perwosi Sumbar Membludak

Ketua Umum Perwosi Pengprov Sumbar, Ny Nasrida Muslim Kasim

Ketua Umum Perwosi Pengprov Sumbar, Ny Nasrida Muslim Kasim

Padangtoday — Dengan target memperbanyak tenaga-tenaga instruktur guna meningkatkan budaya hidup sehat ditengah masyarakat, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Pengurus Provinsi Sumatera Barat menggelar pelatihan senam Line Dance Nusantara III, Rabu (5/11) kemarin, seratusan peserta meramaikan ruang pertemuan di Gedung Pramuka Sumbar untuk mengikuti pelatihan itu.
Panitia Pelaksana yang dikomandoi Rosmaneli menargetkan 75 peserta, ternyata peserta yang mengikuti pelatihan senam Line Dance itu lebih dari 100-an peserta. Ketua Perwosi Pengprov Sumbar, Ny Hj Nasrida Muslim Kasim langsung membuka pelatihan, yang menghadirkan instruktur dari Jakarta, Hilda.

Pada kesempatan itu Nasrida Muslim Kasim mengatakan setelah adanya pelatihan senam Line Dance, untuk memeriahkan Hari Ibu pada bulan Desember mendatang, Perwosi Sumbar yang dipimpinya telah mengkalenderkan lomba senam Line Dance yang direncanakan akan bertabur hadiah dari berbagai pihak sponsor.

“Harapan saya kepada peserta pelatihan agar dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan dapat implementasi pada lingkungan keluarga dan masyarakat,” ujar Nasrida Muslim Kasim yang akrab disapa Ibu Ida ini.
Sementara itu, intsruktur Line Dance, Hilda mengatakan olah raga dansa yang berupa rangkaian langkah yang membentuk suatu koreografi dan digerakan pada sejumlah hitungan musik tertentu. Rangkaian gerakan itu bisa digerakan menghadap ke 1, 2, 3 atau 4 bilik (wall).

“Mengapa disebut “olah raga dansa” ? Karena pola langkah-langkahnya dan gayanya diambil dari langkah-langkah dasar berbagai jenis dansa, seperti rumba, salsa, cha-cha, merengue, waltz, Jive, hip hop, jazz dll,” jelasnya.
Ditambahkannya, teknik dasar, seperti langkah, jatuhnya berat badan, putaran, musikalitas, diajarkan sampai taraf tertentu agar benar, rapih, lancar dan aman dalam bergerak.
Koreografi Line Dance diklasifikasi berdasarkan tingkat kesulitan, beginner, improver atau beginner intermediate, intermediate dan advance.
Ia menganalogikan line dance sama seperti sajojo dan poco-poco yang merupakan kreasi para koreografer anak negeri. Selain membuat tubuh bugar dan sehat, line dance punya segudang manfaat. Di antaranya membentuk jiwa yang sehat, menyeimbangkan otak kiri dan kanan. Selain itu, dapat mewujudkan kebersamaan di dalam suasana riang dan santai. (can/ag)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*