Peserta Pemilu Diminta Tidak Sebar Berita Hoax

 

Padang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar menghimbau peserta pemilu 2018 saat kampanye tidak menyebar berita hoax, politik uang serta sara.

“Mari Ciptakan kampany damai tanpa hoax,isu sara,serta politik uang//Ini dilakukan agar masyarakat tidak saling melontarkan ujaran kebencian sehingga tidak terjadi perpecahan dan perselisihan antar masyarakat,”kata Ketua KPU Sumbar,Amnasmen di Padang

Ia menjelaskan, sebagaimana diketahui hampir tap hari tersebar berita hoax di dunia maya. Tiap harinya mencapai ratusan berita hoax menyebar di dunia maya.

“Jika isu sara,politik uang, serta sebar berita kebihan akan merusak tatanan demokrasi di Sumbar selama ini damai setiap pesta demokrasi,”ungkapnya.

Peserta pemilu saat kampanye agar menyampaikan gagasan untuk pembangunan, visi misi pada masyarakat.

“Hendaknya peserta pemilu meskipun saling bersaing tetap dapat menjaga keutuhan Negara Keatuan Republik Indoneisa. Bangun situasi keamanan yang kondusif dalam proses Pemilu 2019,”imbuh Amnasmen.

Sementara itu Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Fahrizal menyatakan, semua peserta pemilu wajib mentaati aturan yang telah ditetapkan.

“Ciptakan Pemilu 2019 aman damai dan tentram di Sumbar,”katanya.
Peserta pemilu untuk menahan diri dari perbuatan menyebarkan berita bohong politik uang, Sara.

“Sebagaimana diketahui rutasan berita hoax tiap hari tersebar di media sosial, jika ada menyebarkan berita hoax pasti akan ditangkap,Polda sudah ada tim IT untuk melacak penyebar berita bohong atau hoax,”tegasnya.

Fakhrizal menambahkan, TNI/Polri netral dalam pelaksanaan Pemilu 2019 di Sumbar. Selain pengamanan,TNI/Polri netral dalam pelaksanaan Pemilu

Disisilain Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Efritrimen menyatakan, kampanye sudah dimulai hari ini (Minggu,red), peserta pemilu diminta mengikuti seluruh aturan yang ada.
“Peserta pemilu jangan sampai melanggar aturan kampanye, dimana masa kampanye sudah dimulai dari 23 September 2018 hingga 13 April 2019,”katanya.

Amanasmen meminta peserta pemilu jangan menyebarkan berita bohong, politik sara, serta politik uang.

“Pergunakan masa kampanye dengan sesuai aturan, masyarakat juga ikut bersama menjaga kondisi Sumbar aman dan kondusif selama Pemilu 2019,”imbuhnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*