Pilkada Kota Pariaman : Genius Umar Tinggalkan Rumah Dinas

Genius Umar pada saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat beberapa waktu lalu

Padang-today.com__Bakal calon wali kota petahana harus meninggalkan rumah dinas dan tidak menggunakan fasilitas dinas sejak 15 Februari. Ini mengingat masuknya tahapan kampanye pilkada sejak penetapan pasangan calon 14 Januari lalu. Selain itu calon kepala daerah petahana harus cuti untuk mengikuti masa kampanye tersebut

Izin cuti memang harus diambil petahana ketika mengikuti masa kampanye. Hal ini sesuai dengan UU No 10 tahun 2016 tentang Pilkada. Selama cuti, petahana dilarang menggunakan segala fasilitas negara untuk kepentingan politiknya. Rumah dinas merupakan salah satu bentuk fasilitas yang diberikan kepada wali kota maupun wakilnya.

Selama masa kampanye saya harus kembali ke rumah pribadi semuanya ini sesuai dengan aturan dalam Pilkada ini,” kata Genius Umar, Senin 11-02-2018.

Untuk menyikapi semuanya ini, kata Genius, pihaknya selaku petahana yang maju untuk berkompetisi di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak kali ini resmi meninggalkan rumah dinas, terkait dengan aturan yang tertuang dalam UU Pilkada serentak tahun 2018.

Hari ini saya telah resmi meninggalkan rumah dinas Wakil Walikota pariaman, karena itu merupakan suatu keharusan bagi calon petahana untuk maju di Pilkada,” ungkapnya.

Ia mengatakan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengabdi sejak 26 tahun silam, status tersebut juga telah resmi dilepaskan terhitung sejak 1 Februari 2018. Selain meninggalkan rumah dinas, pihaknya juga mengaku tidak lagi menggunakan segala sesuatu yang berkaitan dengan kedinasan seperti mobil dan fasiltas lainya yang mengunakan anggaran Negara.

Untuk jabatan Wakil Wali Kota Pariaman dalam aturan tertulis hingga 09 Oktober 2018, namun sebagai salah satu calon petahana cuti tersebut dan diharuskan,” kata dia.

Katanya, keputusan yang ia ambil untuk mundur sebagai ASN yang telah mengabdi selama 26 tahun silam merupakan sebuah pilihan besar dan harus dijalani. Namun dalam hal ini, jelas Genius, ia tidak menyesali dengan keputusan tersebut, karena tekad untuk membangun daerah dapat dilakukan dari berbagai sisi.

Saat meninggalkan rumah dinas tersebut, Genius Umar didampingi istri hanya membawa sebuah koper berwarna unggu. Segala barang-barang yang dibeli menggunakan anggaran Negara ditinggalkan. (suger)

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*