PKH Payakumbuh, 1.168 Jiwa Warga Sangat Miskin Terima Bantuan

1.168 Jiwa Warga Sangat Miskin Terima Bantuan PKH

1.168 Jiwa Warga Sangat Miskin Terima Bantuan PKH

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Sebanyak 1.668 jiwa  warga sangat miskin di Kota Payakumbuh memperoleh bantuan program keluarga harapan (PKH) dari Pemerintah Pusat dengan total 752.941.250 rupiah.

Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi bersama Kepala Dinsosnaker Idris, dalam acara di Kantor PT Pos Jalan Sudirman Payakumbuh, menyerahkan bantuan itu secara simbolis kepada salah seorang keluarga, Rabu (27/7).

Bantuan yang diberikan, sesuai indikator yang ditetapkan Kementeran Sosial, bervariasi antar keluarga. Jumlah tertinggi memperoleh 850.000 rupiah dan terendah 112.500 rupiah. Misalnya, indikator pertama, seorang ibu hamil atau menyusui, punya anak balita, bakal memperoleh bantuan PKH 500.000 rupiah yang diberikan sekali empat bulan. Tambahannya, jika ibu tersebut punya anak SD, SMP atau SMA sederajat akan memperoleh bantuan tambahan. Jika ia punya anak yang masih belajar di SMA, mendapat tambahan 1 juta rupiah yang dibayarkan dalam 4 kali termen.

Selain itu, sebut Idris, keluarga sangat miskin itu juga menerima bantuan tetap yang diberikan sekali dalam setahun yang besarnya 500 ribu rupiah untuk setiap ibu. Dikatakannya, bantuan PKLH khusus bagi kaum ibu, bukan untuk kepala keluarga laki-laki.

Menurut Kadissosnaker Idris, didampingi salah seorang kabidnya, Joko. S, bantuan tetap PKH buat keluarga sangat miskin itu sudah diserahkan dalam puasa Ramadhan lalu dengan total bantuan 1,6 Miliyar rupiah.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi, mengingatkan para penerima bantuan selektif dalam memanfaatkan dana tersebut.

“Jika peruntukannya buat biaya pendidikan anak, seyogyanya disalurkan untuk kebutuhan sekolah anak. Jangan dimanfaatkan pula untuk pembeli rokok bapaknya,” ingat Walikota.

Di bagian lain, Walikota juga mendorong keluarga miskin bersangkutan untuk lebih giat memanfaatkan waktu dalam kegiatan yang bermanfaat, menambah pendapatan keluarga.

“Kasihan kita, sudah ekonomi lemah, tapi waktu banyak digunakan bermain domino di warung-warung. Sebaliknya, manfaatkanlah waktu luang dengan kegiatan positif,” ingatnya.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas