Plase Care Papa, di DSP3A Padang Pariaman

Padang-today.com___Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, membuat terobosan dalam memberikan pelayanan di wilayahnya. Yakni, melaui program ‘ Plase Care Papa ‘ yang terlahir dari daerah itu.

Program ‘ Plase Care papa’ mempunyai inovasi baru. yakni, Pusat Layanan Terpadu Penangganan Kemiskinan yang cepat, Akurat, Responsif dan Efektif atau yang disingkat dengan (Plase Care Papa).

“ Pada hari ini, Senin 24-06-2019 di Kantor Bupati Padang Pariaman telah diluncurkan program ‘Plase Care Papa’ untuk penanganan pelayanan untuk mengentaskan kemiskinan, perlindungan perempuan dan anak,” kata Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, Senin 24-06-2019 di IKK Parit Malintang.

Katanya, program yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ‘DSP3A’ ini adalah salah satu terobasan yang dilakukan oleh dinas itu.

Kenapa program ini dilahirkan, katanya, masyarakat Padang Pariaman akan merasakan dampak sebuah pelayanan yang diberikan oleh pemerintah. Oleh sebab itu, melalui DSP3A ini masyarakat merasa senang menyambangi kantor DSP3A itu.

Diakui, pihaknya dalam menekan jumlah penduduk miskin di daerahnya itu telah melahirkan inovasi inovasi dalam pelaksanaan dan pelayanan terhadap program tersebut. Masyarakat miskin di berbagai daerah, khususnya di Padang Apriaman terlampau banyak.

Setiap tahunnya dari hasil data yang diperoleh oleh DSP3A itu tidak ada yang dapat keluar dari kemiskinan. Artinya, program pengentas kemiskinan telah digulirkan, namun dillihat dari hasil program tersebut tidak dapat menekan atau membebaskan warga dari kemiskianan.

“ In Sya Allah, dengan progran pemerintah seperti PKH dan program lainya, agar warga Padang Pariaman dapat keluar dari belenggu kemiskinan. Setidaknya, Padang Pariaman dapat menguranggi kemiskinan. Untuk itu pihak DSP3A harus inovatif dalam menyikapi program-program tersebut” kata Ali Mukkhni.

Dijelaskan, Program pemerintah ini bekerja dengan menggerakan organisasi perangkat daerah (OPD) yang terfokus pada Penangganan Kemiskinan yang cepat, Akurat, Responsif dan Efektif.

“ Kita, Pemkab Padang Pariaman terfokus pada masalah mengentaskan kemiskinan di tengah-tengah masyarakat. Progran PKH yang telah berjalan selama ini cukup ampuh menekan angka kemiskinan,” ujarnya.

Diharapkan ada pendampingan bagi Nagari untuk membangun sistem yang akan dilaksanakan.

“ Semisal, sebuah nagari ingin keluar dari program PKH atau ingin masuk dalam program PKH itu, dan tentang kesehatan, pelayanan kependudukan dan lainya. OPD dapat turun memberikan arahan dan masukan terhadap nagari,” ujarnya.

Kepala DSP3A Padang Pariaman, Hendraswara mengatakan, terobsan ini lahir sebagai wujud komitmen daerah dalam penanganan kemiskinan secara koprehensif dan transparan serta perlindungan terhadap perempuan dan anak.

“ Jadi intinya, dengan memberikan pelayanan yang maksimal, efesien, nyaman dan trasnparan kepada masyarakat itu lah tujuan kami,” kata Hendraswara disela sela peluncuran program ‘ Plase Care Papa ‘ di Parit Malintang.

Dijelaskan, belakangan ini pihaknya telah melaksanakan Program Keluarga harapan yang disebut ‘PKH’ program tersebut pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sebagai upaya percepatan penenggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007 Pemerintah Indonesia telah melaksnakn PKH. Program Perlindungan Sosial yang juga dikenal di Dunia Internasional telah melaksanakan PKH.

“ Program PKH ini salah satu upaya dari pemerintah agar bangsa dapat keluar dari kerangka kemiskianan yang memblenggunya. PKH cukup efektif, namun program tersebut tidak bersifat permanen,” ujarnya.

Kenapa demikian, setiap warga yang telah mampu untuk mandiri dan baik ekonominya yang terlahir dari program tersebut harus keluar atau disebut ‘graduasi’ dari program PKH itu. Artinya, PKH termasuk program jangka panjang, namun kepesertaan PKH tidak permanen.

“ Pada acara peluncuran “ Plase Care Papa “ tadi ada sekitar 60 keluarga telah menyatakan graduasi (keluar) mandiri dari PKH. Mereka yakin sudah mampu menggerakan perekonomian tanpa bantuan PKH,” kata Hendraswara.

Selain itu, mereka menyadari masih banyak masyarakat Padang Pariaman yang berhak menerima bantuan tersebut. (Herry Suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas