Plt. Walikota Payakumbuh H. Priadi Syukur SH.MH Sampaikan RAPBD 2017

Plt. Walikota Payakumbuh H. Priadi Syukur SH.MH Sampaikan RAPBD 2017

Plt. Walikota Payakumbuh H. Priadi Syukur SH.MH Sampaikan RAPBD 2017

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Pengantar Nota Keuangan tentang Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2017 oleh Pemerintah Kota Payakumbuh kepada DPRD, senin, 7 November 2016 yang bertempat di ruang rapat paripurna  DPRD Payakumbuh.

Sidang Paripuna yang dipimpin Ketua DPRD H. YB Dt. Parmato Alam, Wakil Ketua H. Suparman. S.Pd dihadiri segenap anggota Dewan serta dihadiri langsung oleh Plt.Walikota H. Priadi Syukur. SH. MH, Sekretaris Daerah Benni Warlis, Sekretaris DPRD Erwan. S.IP, unsur Forkopinda dan SKPD Kota Payakumbuh.

Mengawali sambutannya, Plt Walikota Payakumbuh H. Priadi Syukur. SH. MH mengatakan agenda sidang paripurna tersebut sangat penting dan strategis bagi keberlanjutan proses pembangunan di Kota Payakumbuh. Dalam Rancangan APBD Kota Payakumbuh Tahun 2017 di utamakan untuk menyelesaikan beberapa program dan kegiatan yang menjadi prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Payakumbuh Tahun 2017, utamanya beberapa target dan perioritas program yang belum dapat diselesaikan sesuai dengan target dan prioritas RPJM Daerah Kota Payakumbuh Tahun 2012-2017.

Lebih lanjut Plt Walikota Priadi Syukur menjelaskan, Pendapatan Daerah pada tahun 2017 di proyeksikan sebesar Rp. 589.189.699.767,- (589 milyar 189 juta 699 ribu 767 rupiah), Belanja Daerah sebesar Rp.597.480.569.566,- (597 milyar 480 juta 569 ribu 566 rupiah), sehingga terjadi defisit sebesar Rp.8.290.869.799,- (8 milyar 290 juta 869 ribu 799 rupiah) yang selanjutnya di tutup melalui pembiayaan netto daerah.

Sementara itu, untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) dianggarkan sebesar Rp.107.907.123.767,- (107 milyar 907 juta 123 ribu 767 rupiah) mengalami kenaikan sebesasr Rp.19.430.265.891,- (19 milyar 430 juta 265 ribu 891 rupiah) atau naik sekitar 21,96 % di banding Anggaran Perubahan APBD tahun 2016, perubahan tersebut karena adanya kenaikan Hasil Pajak Daerah, Hasil Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan dan Lain-lain PAD yang sah.

Sedangkan untuk Dana Perimbangan dianggarkan sebesar Rp.459.715.435.000,- (459 milyar 715 juta 435 ribu rupiah) dan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah dianggarkan sebesar Rp.21.569.141.000,- (21 milyar 569 juta 141 ribu rupiah) yang berasal dari Dana Bagi Hasil Pajak dari Propinsi dan Pemerintah lainnya, jelas priadi.

Dalam RAPBD Tahun Anggaran 2017, untuk Belanja Daerah Plt. Walikota Priadi Syukur menganggarkan perencanaan sebesar Rp.597.480.569.566,- (597 milyar 480 juta 569 ribu 566 rupiah), mengalami penurunan sebesar 23.94 % jika dibandingkan Anggaran Perubahan APBD Tahun 2016. Belanja Daerah yang terdiri dari Belanja Tidak Lansung sebesar Rp.301.232.601.140,- (301 milyar 232 juta 601 ribu 140 rupiah) mengalami penurunan sekitar 21.12 % dan Belanja Lansung dianggarkan sebesar Rp.296.247.968.426,- (296 milyar 247 juta 968 ribu 426 rupiah) juga mengalami
penurunan  sebesar 26,61 %.

Plt. Walikota Priadi Syukur juga memaparkan kondisi perekonomian nasional yang belum stabil mengakibatkan dampak terhadap postur APBD Kota Payakumbuh. Karena, sumber pendapatan daerah sebagian besar berasal dari pemerintah pusat yang mengakibatkan gerak fiskal untuk menunjang pelaksanaan berbagai program pembangunan terbatas.

Selain itu, Plt. Walikota Priadi Syukur juga berharap agar seluruh elemen saling bahu membahu melaksanakan berbagai upaya untuk meningkatkan, menggali dan mengembangkan sumber-sumber pendapatan daerah, seraya terus melakukan upaya pengelolaan APBD secara lebih cermat, transparan dan akuntabel.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*