PNS Payakumbuh, Naik Sepeda dan Babendi Atasi Kelangkaan BBM

 

Advertisements
PNS di Payakumbuh, Sumbar, bersepada dan naik bendi (delman) untuk mengatasi kelangkaan BBM.

PNS di Payakumbuh, Sumbar, bersepada dan naik bendi (delman) untuk mengatasi kelangkaan BBM.

PAYAKUMBUH, PADANGTODAY.COM -Di saat antrian kendaraan kendaraan mengular panjang di 4 SPBU di Kota Payakumbuh, banyak kendaraan dinas yang mangkir jalan sebab stok minyak di tangki kendaraan itu menipis. Lihat saja, sehari-hari jalanan utama Kota Payakumbuh kini nyaris lengang. Belum ada yang punya solusi tentang kinerja SKPD yang kian melambat sebab kendaraan dinas ini mangkir berjalan.

Namun, dua SKPD ternyata punya solusi unik. Satu Dinas solusi nyata, satu lagi solusi usulan. Tampaknya biasa, namun patut dipertimbangkan di Payakumbuh yang memiliki kontur daerah yang datar dan jarak satu wilayah ke wilayah lain tidak terpaut jauh dan lama.

Kadinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Mediar Indra punya solusi yang langsung dikayuhnya. Sepeda gunung yang banyak parkir di teras rumah, Rabu (27/8) kemarin dikayuhnya dari rumah di kawasan Tanjuang Gadang berjarak sekitar 6 km dari kantornya di kawasan Padang Tinggi. Sama-sama di kawasan Payakumbuh Barat.

Kenapa bersepeda? Saat berselisih jalan, Mediar Indra yang mengerem sepedanya, menjawab, bahwa tidak sengaja, pagi tadi ia lihat ke speedometer kendaraan plat merahnya sudah minus. 4 SPBU di Payakumbuh sudah penuh lapis tiga oleh kendaraan bermotor yang antri mengisi BBM.

”Makanya, saya langsung menyambar tas kerja, laptop dan alat tulis. Saya kejar ke kantor. Bukan apa-apa, sepeda sebenarnya solusi terbaik hari ini dan besok, jika masih langka minyak BBM,” ujar Mediar Indra yang memang hobi gowes itu.

Lain Mediar Indra, lain lagi yang diunjukkan oleh para staf di Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh. Saat sebuah bendi, atau alat transportasi tradisional yang masih dibolehkan di Payakumbuh, tengah parkir di kawasan Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah dekat kantor mereka, sontak rasa kreatif muncul.

”Kendaraan dinas baru datang!” Sorak salah seorang di antaranya. Pegawai lainnya pun sepertinya setuju. Mereka pun berebut berfoto di depan ”kendaraan dinas” yang tak butuh bensin, pertamax ataupun solar itu.

”Cukup dengan rumput di belakang kantor saja, bakal jalan terus kendaraan ini,” ujar An Denitral seloroh. (malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*